fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


29 Ramadhan 1442  |  Selasa 11 Mei 2021

Arab Saudi Sebut Atheis Adalah Teroris

Arab Saudi Sebut Atheis Adalah Teroris

Fiqhislam.com - Pemerintah Arab Sauid mensahkan undang-undang terbaru dengan manyatakan bahwa semua kaum ateis itu adalah teroris. Undang-undang baru itu dibuat bertujuan untuk mencegah bertambah banyaknya warga Saudi yang pergi ke Suriah untuk berperang.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri pada bulan lalu merilis daftar kelompok yang dianggap pemerintah sebagai teroris, termasuk Ikhwanul Muslimin di Mesir.

Lembaga pembela hak asasi Human Right Watch (HRW) menyatakan, undang-undang itu bermaksud untuk menghadang semua bentuk gerakan politik menentang pemerintah.

"Pemerintah Saudi tidak pernah memberi ruang kritik terhadap kebijakan mereka," ujar perwakilan HRW wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara, Joe Stark, seperti dilansir the Independent (3/4/2014).

Dengan peraturan baru ini, kata Stark, membuat semua pandangan kritis dan organisasi independen dianggap kejahatan terorisme.

Ia menilai aturan baru itu menjadi bentuk kemunduran dari kampanye perlindungan dan pembebasan sejumlah pegiat hak asasi yang kini dipenjara di Saudi

Namun, Raja Abdullah menegaskan, segala bentuk gerakan politik bisa mengganggu ketertiban masyarakat.

Raja juga menetapkan sebuah dekrit kerajaan yang menyebut semua orang yang berpartisipasi dalam kerusuhan di luar kerajaan akan dikenai hukuman penjara dari mulai 3 hingga 20 tahun. [yy/pelitaonline.com]