fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


10 Ramadhan 1442  |  Kamis 22 April 2021

Ada Desa Bernama ‘Bunuh Yahudi’ di Negara ini

Ada Desa Bernama ‘Bunuh Yahudi’ di Negara ini

Fiqhislam.com - Sebuah desa di Spanyol membuat warganya resah karena namanya yang berarti "Bunuh Yahudi". Akhirnya, referendum akan digelar untuk menentukan apakah nama desa itu akan tetap digunakan atau diganti.

Diberitakan Telegraph, Selasa 22 April 2014, desa mungil tersebut bernama Castrillo Matajudios, kata kedua dalam nama tersebut berarti Bunuh Yahudi. Desa yang terletak di provinsi Burgos itu hanya dihuni 71 orang, sebanyak 56 di antaranya terdaftar untuk mengikuti referendum.

Walikota Lorenzo Rodriguez mengatakan bahwa referendum akan digelar pada 25 Mei mendatang. Pilihannya, apakah desa akan tetap menggunakan nama itu atau diganti dengan nama sebelumnya yang digunakan di abad ke-1.

Menurut sejarahnya, nama awal desa itu adalah Castrillo Motajudios, yang kata keduanya berarti "Bukit Yahudi". Nama itu diganti menjadi Matajudios ketika pada tahun 1035 sebanyak 66 Yahudi dibunuh di sebuah kota, dan sisanya diusir ke desa tersebut.

Menurut catatan sejarah, penggantian nama menjadi "Bunuh Yahudi" terjadi sejak tahun 1627, lebih dari satu abad setelah pengusiran Yahudi oleh kerajaan Spanyol tahun 1492. Saat itu, Yahudi diminta pergi dari Spanyol atau pindah ke agama Katolik, jika tidak akan dibakar di tiang. [yy/atjehcyber.net]