27 Rabiul-Akhir 1443  |  Kamis 02 Desember 2021

basmalah.png

Para Kekasih Pastur Tulis Surat ke Paus Minta Hapuskan Selibat

Para Kekasih Pastur Tulis Surat ke Paus Minta Hapuskan Selibat

Fiqhislam.com - Sejumlah perempuan yang jatuh cinta dengan para pastur menulis surat kepada Paus Fransikus berisi permohonan agar hukum selibat di Gereja Katolik dikaji ulang.

Perempuan berjumlah 26 orang yang tinggal di Italia itu mengatakan, ‘mereka menderita’ karena larangan gereja atas pastur untuk menikah.

Mereka mengatakan menulis surat kepada Paus Fransiskus atas nama banyak perempuan lain yang merasakan hal yang sama.

Surat dari 26 wanita itu diterbitkan di media Italia.

“Kami mencintai mereka dan mereka mencintai kami,” kata para wanita itu dalam suratnya, seperti dilansir  BBC dan Buzz Feed (20/5/2014).

Pembuka surat itu berbunyi, “Yang mulia Paus Fransiskus, kami adalah sekelompok wanita dari seluruh Italia (bahkan lebih banyak lagi), menulis kepada Anda untuk memecahkan dinding keheningan dan ketidakpedulian yang kita hadapi setiap hari. Masing-masing dari kita telah dan akan menjalin hubungan dengan seorang Pastur, kami saling mencintai.”

Surat itu juga menyebutkan tentang perasaan sedih karena merasakan tidak dapat menikmati hidup sepenuhnya.

Paus Fransiskus sebelumnya mendukung hukum selibat untuk para pastur dan suster, namun pada 2010 ia menulis bahwa posisinya mungkin berubah.

POSISI PAUS

Paus sering berkunjung ke janda mantan Uskup Jerónimo Podestá yang keluar dari posisinya untuk menikah lebih dari 40 tahun lalu.

Sejauh ini, Paus Fransiskus belum membalas surat para wanita itu.

Hukum selibat telah diterapkan di Gereja Katolik selama sekitar 1.000 tahun.

Sejumlah pemuka gereja mengatakan posisi itu tidak dapat diubah.

Namun kemungkinan isu ini akan diangkat dalam pertemuan para uskup se-dunia bulan Oktober mendatang di Vatikan.

Para pendukung perubahan hukum gereja itu mengatakan, mengizinkan pastur untuk menikah, seperti halnya di Gereja Ortodoks dan Kristiani, akan membantu menyelesaikan kekurangan pastur di dunia. [yy/hidayatullah.com]