13 Rabiul-Awal 1443  |  Rabu 20 Oktober 2021

basmalah.png

Anggota Freemason Kerajaan, Siapa Saja Mereka?

Anggota Freemason Kerajaan, Siapa Saja Mereka?

Fiqhislam.com - Anggota Freemason Kerajaan seluruhnya orang-orang Yahudi asli. Tetapi demi kepentingan siasat, juga diterima orang-orang non-Yahudi yang berhasil mencapai tingkat “guru yang agung” sampai dengan tingkat ketiga puluh tiga pada Freemason Simbolik Umum.

Orang non-Yahudi (Goyim) yang dapat diterima ini setelah memenuhi syarat, yaitu telah berhasil menunaikan derma bakti kepada Yahudi dan Zionis.

Keanggotaan mereka ini tidak boleh lebih dari tingkat “teman sejawat”. Orang-orang non-Yahudi yang diterima sebagai anggota Freemason Kerajaan antara lain terdiri dari: Para raja, presiden, perdana menteri, ketua partai di beberapa negara di dunia ini.

Freemason Kerajaan mempunyai tingkat-tingkat tertentu. Tingkat paling awal dinamakan “teman sejawat”. Tingkat ini adalah yang paling rendah.

Sedang tingkat yang paling tinggi dinamakan “teman sejawat agung” atau teman raja-raja Kota Suci Yerussalem. Orang yang mencapai tingkat ini berhak menjadi calon anggota Freemason Alam Semesta.

Freemason Kerajaan mempunyai berbagai macam simbol dan rahasia. Tiap-tiap tingkat tidak dapat dikenal oleh orang dari tingkat yang lain.’ Mereka hanya bisa berkenakan dengan anggota yang setingkat tetapi orang yang mempunyai tingkat yang lebih tinggi boleh mengenal mereka yang berada pada tingkat di bawahnya.

Orang-orang yang berada pada Freemason Kerajaan tidak boleh mempunyai hubungan dengan sesamanya tanpa melalui pimpinan mereka yang menduduki tingkat “teman sejawat agung”.

Selain itu setiap anggota Freemason Kerajaan pada tingkat “teman sejawat” tidak boleh mengetahui markas kegiatan Freemason Alam Semesta (alamat Alam Semesta). [yy/islampos]