21 Rabiul-Awal 1443  |  Rabu 27 Oktober 2021

basmalah.png

Peramal Nasib dapat Memprogram Pikiran

Peramal Nasib dapat Memprogram Pikiran

Fiqhislam.com - Banyak orang yang selalu ingin tahu tentang masa depannya. Padahal akan sangat sulit berurusan dengan hal yang tidak pasti. Namun tak jarang sebagian orang penasaran dan membuatnya menemui peramal untuk melihat masa depan dan mendapatkan nasihat-nasihatnya.

Mereka merasa kata-kata peramal dapat membantu memperbaiki hidup untuk dapatkan masa depan yang baik. Sangat disayangkan padahal jika kita sebagai orang beriman pada Tuhan tentu tidak seharusnya kita percaya pada hal-hal yang sifatnya belum pasti seperti itu.

Seperti dikutip dari Womanitely, Ahad (19/4) memang banyak peramal yang bisa tepat membaca nasib dan membuat kita kuat dan bijaksana dengan nasihatnya. Peramal dikatakan menghindarkan kita dari berbagai masalah. 

Padahal masalah seharusnya adalah cara menjadikan diri kita lebih dewasa dan lebih baik. Anda patut menghindarkan diri dari peramal untuk menjadi pribadi yang kebih baik, percaya diri, dan beriman. Anda bisa mulai kehilangan kepercayaan pada kemampuan Anda dan menjadi lemah untuk mengatasi kehidupan sendiri. Selain itu banyak alasan lainnya yang membuat Anda patut menghindari peramal.

Memprogram Pikiran

Psikolog menyatakan kalau peramal bisa memengaruhi alam bawah sadar manusia. Ramalan negatif atau positif nantinya akan menyakinkan pikiran bawah sadar bahwa akan ada sesuatu yang terjadi pada diri Anda. Anda akan mulai berimajinasi tentang apa yang akan terjadi.

Hasilnya Anda hanya terfokus pada apa yang akan terjadi pada diri nantinya. Alam bawah sadar pikiran hanya berorientasi pada masa depan yang dikatakan peramal. Jika sudah seperti itu Anda harus cepat-cepat memeriksa kesehatan untuk membuat alam bawah sadar kembali normal.

Pilihan untuk Orang Penakut

Orang-orang sukses dan bahagia tidak mungkin akan mengunjungi peramal. Mereka berani menjalani hidup dan tahu keinginan mereka dan mengubah mimpi mereka menjadi kenyataan. Kepribadian yang lemah menjadikan seseorang takut untuk menjalani hidup penuh tantangan dan masalah. Mereka lantas pergi ke peramal untuk sekadar membaca nasib mereka ke depannya. Mereka percaya bahwa itu adalah cara terbaik untuk mengamankan masa depan, padahal bukan hanya ke peramal Anda bisa mendapatkan nasihat dan pendapat yang bijaksana. Banyak peramal yang memiliki kemampuan merasakan emosi orang lain. Mereka memanfaatkan emosi orng-orang penakut dan mengendalikan pikiran mereka.

Tidur Terganggu

Semakin sedikit Anda mengetahui ramalan-ramalan masa depan maka tidur akan jauh lebih baik dan nyenyak. Ramalan dari peramal bisa membuat Anda sulit mengendalikan imajinasi bahkan ketika akan tidur sekalipun. Ini sangat membahayakan karena kualitas waktu Anda akan terbuang. 

Bahkan psikolog menyebutkan bahwa meramal nasib dapat merusak kesejahteraan mental Anda. Peramal nasib memiliki keterampilan hipnosis dan dapat membuat Anda percaya bahkan dalam hal-hal yang tidak masuk akal. Mereka biasanya mengisi pikiran kliennya dengan ketakutan dan kecemasan. Jika Anda tidak ingin untuk menantang pikiran gelisah tentang masa depan, Anda harus mencoba untuk menikmati saat ini tanpa harus ke peramal.

Anda yang Tahu Nasib Sendiri

Hidup adalah serangkaian pilihan untuk menjadi besar atau kecil. Setiap manusia punya kesempatan untuk meningkatkan hidupnya atau justru sebaliknya. Anda bisa memilih menjadi kaya atau miskin. Itulah mengapa nasib sebenarnya bisa kita tentukan jalan yang harus dilewati untuk mencapai pilihan yang kita inginkan. Peramal nasib berbakat hanya dapat meramalkan semua kemungkinan masa depan Anda. Optimislah mengambil tanggung jawab untuk masa depan Anda.

Menghancurkan Hubungan

Anda mungkin tidak sadar, dengan pergi ke peramal dapat memungkinkan menghancurkan hubungan yang sudah dijalin dengan orang-orang terdekat. Mereka bisa dengan mudah memberitahu musuh-musuh Anda. Padahal itu hanya kecurigaan yang didasarkan atas omongan peramal yang belum pasti. Anda akan kehilangan kepercayaan kepada orang yang seharusnya dekat dengan Anda. Selain itu, kecurigaan ini mengubah sikap Anda terhadap orang-orang di sekitar Anda. Meramal nasib adalah hal yang sangat menarik. Namun bagi kita yang masih memiliki iman tidak sepantasnya percaya dengan hasil misterius seperti itu. Mulailah menjalani hidup apa adanya dengan segala keoptimisan.

yy/republika