19 Rabiul-Awal 1443  |  Senin 25 Oktober 2021

basmalah.png

Naskah Laut Mati Dipampang di Internet

http://image.tempointeraktif.com/?id=51155&width=490


Fiqhislam.com - Pemerintah Israel bersama Google berencana memuat Dead Sea Scroll atau Naskah Laut Mati di internet. "Sehingga publik hanya perlu mengklik untuk  mengakses naskah bersejarah ini," ujar Direktur Jenderal Otoritas Benda Bersejarah Israel Shuka Dorfman, seperti dikutip dari CNN, Rabu (20/10).

Terdiri atas 30 ribu bagian dari 900 manuskrip, Naskah Laut Mati diyakini sejarawan sebagai satu temuan arkeologi paling penting. Terbuat dari kulit, kertas tebal atau papirus, dan tembaga, gulungan-gulungan ini mengungkap perkembangan Judaisme dan hubungannya dengan ajaran Kristus.

Secara garis besar, Naskah Laut Mati terdiri atas tiga bagian: manuskrip Injil berbahasa Hebrew atau Israel, Apocryphal atau teks Kristiani yang tidak termasuk dalam kanonika, dan Sectarian yang berisi aturan seperti Aturan Komunitas dan Perang. Naskah ini ditulis antara 150 Sebelum Masehi dan 70 Masehi. Ditemukan oleh pengembala di gua dekat Laut Mati pada 1947.

Lembaga Israel dan Google mencitrakan naskah-naskah itu dengan inframerah dan dikumpulkan dalam satu basis data. "Ini adalah gambaran terbaik yang bisa kita dapatkan dari naskah-naskah tersebut," kata Manajer Proyek, Pnina Shor. Dengan memampangkan naskah dalam jaringan, dia melanjutkan, tidak perlu lagi membuka naskah, sehingga terbebas dari ancaman kerusakan. Proyek bernilai Rp 31 miliar ini akan rampung dalam hitungan bulan.


CNN | tempointeraktif.com