14 Rabiul-Awal 1443  |  Kamis 21 Oktober 2021

basmalah.png

Fatwa Gila Rabbi Yahudi: Perempuan Yahudi Boleh "Tidur" dengan Musuh

http://3.bp.blogspot.com/_K8i6SSkknxA/SJm0QppJAHI/AAAAAAAAAe0/sSamvaYM9sk/s400/rav+sherman.jpg

Hukum Yahudi membolehkan perempuan yahudi untuk "tidur" dengan musuh demi mendapatkan informasi intelijen penting untuk keamanan Israel, kata seorang rabbi seperti dikutip di sebuah koran lokal Senin kemarin (4/10).

Surat kabar Yediot Aharonot mengutip sebuah artikel akademis yang ditulis oleh Ari Shvat, seorang ahli dalam hukum Yahudi, di mana ia mengatakan perbuatan seperti itu dapat diterima untuk berhubungan seks dengan "teroris" demi mendapatkan informasi yang mengarah untuk menangkap mereka.

Hasil studinya, yang hanya disebut agen perempuan, muncul di bawah judul "Seks terlarang demi Keamanan Nasional" yang terbit dalam sebuah jurnal yang diterbitkan oleh sebuah lembaga studi agama di blok permukiman Gush Etzion dekat Yerusalem.

Hal ini menurutnya berdasarkan cerita di Alkitab di mana seorang perempuan Yahudi merayu musuh untuk mendapatkan informasi berharga, sambil menambahkan bahwa lebih baik lagi untuk mempercayakan misi tersebut kepada perempuan yang bermoral.

Dalam kasus di mana seorang wanita harus menikah dengan musuh untuk mendapatkan kepercayaan itu, Shvat menyarankan untuk menceraikan suami pertamanya yang sebenarnya.

Fatwa ini tampaknya diarahkan kepada badan intelijen Israel Mossad, dan merupakan pengecualian dari larangan agama tradisional Yahudi seperti larangan menipu dan hubungan seks di luar perkawinan. (fq/aby/eramuslim.com)