21 Syawal 1443  |  Senin 23 Mei 2022

basmalah.png

http://1.bp.blogspot.com/_sR2BZo_spaQ/TAcNt04IG7I/AAAAAAAADkg/wZlRW7Mpa1A/s1600/ne_04.1.jpgBermunculannya kejadian-kejadian aneh baru-baru ini di Arkansas, termasuk berjatuhannya burung-burung tak bernyawa dari langit di Beebe dan matinya puluhan ribu ikan yang mengambang di sebuah tepian sungai di Ozark, mengarah pada penjelasan yang bahkan lebih aneh.

Saat para pakar pemerintah memeriksa contoh burung-burung yang berwarna hitam dari Beebe dan ikan dari Ozark, sejumlah blogger mengemukakan teori mereka sendiri, sebagian di antaranya agak sulit dicerna.

Ada beragam teori yang dikemukakan, mulai dari para pria berbaju hitam dengan perlengkapan kimia hingga para teroris gila yang menjadikan kehidupan alam Arkansas sebagai sasaran, atau bahkan makhluk asing yang datang untuk melakukan eksperimen sains antargalaksi.

Segalanya dimulai saat para penduduk Beebe, sebuah kota yang terletak 40 mil timur laut Little Rock, tengah bersiap menyambut datangnya Tahun Baru.

Sekitar pukul 22.30 di malam Tahun Baru, burung-burung berwarna hitam mulai berjatuhan dari angkasa. Awalnya hanya satu dua burung, tapi kemudian menjadi puluhan ekor burung sekaligus.

Satu jam kemudian, total ada sebanyak 4.000 ekor burung yang jatuh. Begitu banyaknya, burung-burung tersebut menutupi kawasan sepanjang satu mil di kota yang tenang tersebut.

Sementara itu, hanya berjarak 125 mil jauhnya, ikan-ikan yang mati mulai mengambang di sekitar 20 mil sepanjang Sungai Arkansas di dekat Ozark.

Ikan-ikan kecil yang mati tersebut berjumlah ribuan, dan pada akhir pekan, ada lebih dari 100.000 ekor yang mati.

Para analis pemerintahan mempelajari sampel ikan dan burung, kemudian menarik teori awal mengenai berubahnya kondisi cuaca pada Tahun Baru.

Tapi, sebagian besar warga Amerika tidak memercayai versi resmi pemerintahan dan mengemukakan teori konspirasi masing-masing.

Paul Joseph Watson dan Alex Jones dari PrisonPlanet.com yakin bahwa itu merupakan ulah dari pasukan bayangan Presiden Obama, CIA.

Mereka kemudian mempertanyakan apakah uji coba pemerintahan mengakibatkan kematian hewan-hewan itu dan kemudian menyertakan bukti-bukti temuan mereka.

"Senjata skalar elektromagnetik yang dapat memanipulasi lingkungan mungkin saja berada di balik kematian massal ini. Kita tahu bahwa lebih dari satu dekade lalu, Kompleks Industri Militer AS mengetahui dan terlibat dalam uji coba teknologi semacam itu.

"Pemerintah AS telah berulang kali kedapatan melakukan uji coba senjata biologis ilegal di langit Amerika yang tidak hanya membunuh binantang, melainkan juga manusia.

"Mengingat sejarah pemerintahan-pemerintahan di seluruh dunia yang melakukan eksperimen tanpa disadari terhadap penduduk mereka, maka tersangka nomor satu dari peristiwa-peristiwa semacam ini selalu pemerintah," tulis situs tersebut.

Watson dan Jones juga tidak mengesampingkan kemungkinan ancaman dari negara lain.

PrisonPlanet.com mengutip keterangan mantan Menhan AS William Cohen dalam wawancara tahun 1997, "(Teroris) bahkan terlibat dalam terorisme ekologi, mereka bisa mengubah cuaca, membuat gempa, letusan gunung berapi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik."

"Jadi, ada banyak orang-orang pintar di luar sana yang berusaha menemukan jalan untuk melancarkan teror terhadap negara lain. Ini merupakan ancaman nyata, dan itulah alasan kita harus meningkatkan upaya (pertahanan terhadap teror)," tambahnya.

Para anggota forum Mayhem Makers di internet menyatakan bahwa alien mungkin saja yang menjadi penyebab peristiwa itu.

dn/dm/suaramedia.com

 

Artikel Terkait