19 Rabiul-Awal 1443  |  Senin 25 Oktober 2021

basmalah.png

Teori Evolusi Darwin Mendapat Dukungan Ahli

http://igambar.com/p/rv9qo

Antropolog Amerika Serikat (AS) mengatakan, buku terbaru buatannya yang menggunakan pengetahuan ilmiah modern mampu mengisi bagian hilang dari teori Darwin.

Antropolog Alan R Rogers dari University of Utah mengatakan, buku “The Evidence for Evolution” buatannya merupakan sebuah upaya untuk mengistirahatkan apa yang ia sebut dengan argument antievolusi yang tak akurat.

Rogers menggunakan bukti-bukti ilmiah yang tak tersedia di zaman Darwin di paruh kedua abad ke-19 untuk melaksanakan ‘misinya’. Antropolog ini menunjukkan, Darwin tak mengetahui perihal genetika.

Selain itu, ia juga menuturkan, Darwin tak mengetahui adanya pergeseran benua atau usia Bumi. Darwin juga belum pernah melihat adanya perubahan spesies, lanjutnya. Darwin tak mengetahui spesies bisa terbelah menjadi dua.

Lebih lanjut, Rogers menjelaskan, Darwin tak mengetahui tak ada transisi fosil dan hampir tidak ada fosil manusia. “Semua bukti evolusi itu kini tersedia di zaman ilmu pengetahuan modern,” paparnya.

Bukti tersebut mungkin memang mengarah ke arah lain, lanjut Rogers. “Mungkin saja bukti ini juga telah membantah teori Darwin. Namun sebaliknya, kami memiliki bukti 150 tahun yang semuanya mendukung teori Darwin. Buku saya menceritakan semua penemuan-penemuan ini”.

Rogers mengatakan, ia mendapat gagasan untuk bukunya pada 2006 setelah membaca sebuah jajak pendapat yang melaporkan hanya sekitar setengah warga AS meyakini manusia juga mengalami evolusi. “Setelah membaca hasil jajak pendapat, nampak tak masuk akal mengajar siswa mengenai seluk-beluk evolusi jika siswa itu sendiri tak mempercayai evolusi memang benar terjadi pada manusia”.

Karenanya, Rogers memutuskan, kelas perkenalan yang ia buat selanjutnya akan mendapat jatah satu atau dua pekan untuk bab bukti evolusi, “Saat itu juga, saya mulai mencari-cari bukti yang bisa mendukung teori Darwin”.

Saat Rogers mengaku tak bisa menemukan satu bukti yang cocok, Rogers pun menulis bukunya sendiri yang mudah dibaca berisi dukungan pada teori evolusi Darwin dengan menyertakan ilmu pengetahuan modern.

Rogers berharap, buku “The Evidence for Evolution” akan mendorong orang untuk berpikir kritis. “Semua ilmuwan skeptis, jika bukti-bukti yang saya sajikan benar, ilmuwan seharusnya tak keras kepala mengenai teori ini”.

Dalam sains, lanjutnya, Anda harus mampu mengubah pikiran sendiri saat dihadapkan dengan bukti, lanjutnya. “Nampaknya, bagi saya, mempelajari keterampilan sangat penting, tak hanya untuk para ilmuwan juga untuk semua orang. Hal ini akan membuat kita menjadi manusia yang lebih baik”.

Billy A Banggawan | teknologi.inilah.com

foto inilah.com