fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


1 Syawal 1442  |  Kamis 13 Mei 2021

Kisah Terbongkarnya Kedok Palsu Pemanggil Arwah Ternama Abad Ke-20


Fiqhislam.com - Para pesulap mungkin mempesona dengan trik-trik mereka. Dengan segala macam benda yang bisa menghilang, atau hal-hal di luar nalar lainnya. Terkadang ilusi mereka tampak begitu nyata sehingga banyak yang mempercayainya, itu ajaib.

Trik-trik yang mereka lakukan biasanya memanipulasi penglihatan hingga pikiran manusia. Tidak hanya trik kecepatan semata, ada juga pesulap yang menyinggung spiritualitas manusia, seperti berhubungan dengan roh.

Kegiatan pesulap yang menjadi medium komunikasi roh dengan manusia memang sudah ada sejak lama. Pada akhir abad 19 dan awal abad 20, kegiatan ajaib itu pun semakin populer.

Salah satu pesulap ajaib yang populer saat itu ialah Kate Fox dari kelompok Fox Bersaudara. Ia dipuji karena mampu menciptakan ilusi penuh dan membuatnya terlihat nyata. Bahkan ia dapat memanggil arwah Benjamin Franklin, bapak pendiri Amerika Serikat. Berkat kemampuan Fox Bbersaudara itu, sulap spiritualisme semakin populer di Amerika Serikat.

Untuk berkomunikasi dengan roh, Fox Bersaudara punya prosedur standar yang harus diikuti. Misalnya, salah satu orang yang punya kemampuan lebih akan memasuki suatu lemari. Di sana, orang itu akan menyalurkan kekuatan psikisnya dan menghasilkan ektoplasma (zat kental supranatural berbentuk manusia).

Dalam banyak situasi, penonton dipersilahkan melihat prosesnya. Saat itu, wajah arwah hingga tubuh yang lengkap secara perlahan akan muncul dari lemari.

Penampakan yang diduga arwah asli itu biasanya akan bergerak mengelilingi ruangan sebelum akhirnya menarik diri kembali ke lemari dan menghilang. Setelah itu, ada sesi terakhir yang harus dilakukan. Media harus bungkam dan benar-benar tidak boleh mengabadikan kejadian.

Jika kejadian itu dipikirkan secara rasional, akan mudah menemukan triknya. Ektoplasma yang disebut zat kental supranatural untuk mewujudkan bentuk arwah itu nyatanya hanya tipuan kain katun tipis.

Semua itu sulit terbongkar karena banyak media curang yang dipimpin Marthe Béraud Carrière. Perempuan kelahiran Prancis itu adalah seorang spiritualis dan psikis terkemuka di awal abad ke-20.

Carriere lebih dikenal dengan nama samarannya, Eva Carrière atau Eva C. Carrière mulai tenar pada 1905-an, saat dia berjanji akan memanggil arwah Brahmana India berusia 300 tahun, Bien Boa.

Eva mulai mendalami kekuatan psikisnya saat berusia 18 tahun. Saat itu, ia juga baru kehilangan tunangannya, Maurice.

Maurice terjangkit penyakit yang membunuhnya sehingga meninggalkan semua orang termasuk Carriere yang menunggunya di vila keluarga Carmen, di Aljir, dalam keadaan putus asa. Sejak saat itulah Carriere mulai melakukan sesi medium palsu.

Salah satu pengunjung yang memecahkan kebohongan Carrière adalah Albert Freiherr von Shrenck-Notzing. Keduanya seorang dokter dan peneliti Jerman yang terhormat tentang kegiatan paranormal.

Dalam kegiatan itu, mereka mendokumentasikan kegiatan pemanggilan roh melalui serangkaian foto. Cuplikan foto itu dilihat Harry Price, seorang pembuat film. Ia mengklaim penampakan itu seutuhnya palsu. Sosok Brahman India di beberapa foto, jelas terlihat seperti benda kuno dari potongan karton besar.

Pengunjung lain sulap itu berkomentar, bahwa Roh tampak seolah-olah sedang bernapas saat bergerak di sekitar tempat itu. Foto lain menguatkan klaim ini karena terlihat Roh itu merupakan manusia. Kemungkinan orang itu dibayar oleh media untuk berpakaian seperti Brahmana.

Akhirnya, Society for Physical Research di London melakukan penyelidikan yang lebih serius terhadap penampilan Carrière pada 1920. Hasil investigasi mengkonfirmasi bahwa wajah ektoplasma itu palsu, dibuat dari kertas yang dikumpulkan dari publikasi Prancis Le Miroir. Beberapa wajah yang diproduksi termasuk tokoh terkenal seperti Presiden Prancis, Raymond Poincaré, bahkan Presiden AS, Woodrow Wilson.

Meski begitu, masih banyak orang yang masih percaya roh itu tidak palsu. Mereka akan menegaskan bahwa roh benar-benar muncul dari berbagai bagian tubuh Carriere. Itulah sebabnya, Carrière mencatatkan namanya di deretan para spiritualis hebat untuk waktu yang lama. [yy/okezone]

 

Tags: Arwah