22 Rabiul-Akhir 1443  |  Sabtu 27 Nopember 2021

basmalah.png

Bocorkan Skandal Vatikan, Perempuan Ini Ditangkap

Bocorkan Skandal Vatikan, Perempuan Ini Ditangkap

Fiqhislam.com - Hari ini Otoritas Vatikan telah menangkap Uskup Spanyol dan seorang perempuan ahli media sosial karena dituding mencuri dan membocorkan dokumen skandal keuangan yang dirahasiakan Institusi Vatikan selama tiga tahun terakhir.

Seperti dilansir News.com.au, Selasa (3/11/2015), kedua orang yang ditangkap adalah Uskup Monsignor Lucio Angel Vallejo Balda (54) yang bertugas di komisi khusus yang dibentuk oleh Paus Fransiskus untuk menasihatinya tentang reformasi ekonomi di Vatikan, serta seorang ahli media sosial sekaligus anggota komisi lainnya yang bernama Francesca Chaouqui.

Pihak Vatikan dilaporkan geram dan mengecam publikasi dua dokumen rahasia yang diperoleh dengan cara meretas laptop milik Kepala Kantor Keuangan Vatikan. Media Italia melaporkan, Kepolisian Vatikan saat ini sedang menyelidiki pencurian data dari laptop milik Kepala Kantor Keuangan Vatikan yang baru, Libero Milone.

Meski kedua orang itu telah ditangkap, namun Chaouqui dibebaskan oleh Jaksa Vatikan Roberto Zannotti. Alasannya, perempuan itu setuju untuk berkolaborasi dengan tim penyelidik.

Ahli Vatikan, Sandro Andrea Tornielli, mengatakan bahwa Vallejo Balda dan Chaouqui memang mendapat tempat di Komite Ekonomi Vatikan.

Kebocoran dokumen rahasia Vatikan bukan pertama kalinya terjadi. Pada 2012, sebuah bocoran dokumen rahasia mengungkap pertikaian sengit di tingkat eselon tertinggi Gereja Katolik. Sang pembocor dokumen ketika itu, Butler Paolo Gabriele, dijatuhi hukuman 18 bulan penjara atas tuduhan mencuri memo rahasia kepausan. Namun, ia diampuni oleh Paus Benediktus, pemimpin Vatikan kala itu.

Pihak Vatikan telah membuat pernyataan resmi atas pembocoran dokumen terbaru soal skandal keuangan Vatikan.

”Mereka adalah buah dari pengkhianatan serius terhadap kepercayaan yang diberikan Paus,” demikian pernyataan Vatikan. [yy/okezone]

Buku Baru Skandal Vatikan

Skandal terbaru Vatikan kembali menjadi bahan perbincangan, Selasa (3/11), menyusul keluarnya buku baru yang menjelaskan secara detail mismanajemen Gereja Katolik Roma itu.  Terungkapnya masalah ini diyakini juga semakin mempersulit langkah Paus Francis melakukan reformasi keuangan.

Buku itu ditulis oleh jurnalis Italia Gianluigi Nuzzi berjudul "Merchants in the Temple" atau "Saudagar di Kuil Suci" yang rencananya baru akan diterbitkan pada Kamis pekan ini.

Namun Associated Press telah mendapatkan salinan buku tersebut. Buku kedua ini keluar setelah Vatikan menangkap dua anggota Komisi Reformasi Keuangan Paus Francis karena diduga membocorkan dokumen rahasia.

Dalam dokumen rahasia yang ditulis dalam buku terungkap potensi kehilangan pendapatan  Vatikan senilai jutaan euro dari persewaan. Skandal tersebut juga memicu perpecahan antara uskup-uskup serakah dan mereka yang ingin bersikap profesional.

Vatikan menggambarkan buku itu sebagai buah dari  pengkhianatan dari kepercayaan yang telah diberikan Paus. Sementara penulis mengambil keuntungan dari tindakan 'haram' yakni pencurian dokumen rahasia.

"Publikasi atas masalah ini tidak akan menolong untuk membangun kepercayaan dan kejelasan. Sebaliknya hanya akan membuat bingung dan memicu kesimpulan yang tendensius," ujar Vatikan dalam pernyataannya. [yy/republika]