pustaka.png.orig
basmalah.png


8 Dzulqa'dah 1442  |  Jumat 18 Juni 2021

Sepak Terjang 8 Perkumpulan Rahasia atau Secret Society

Sepak Terjang 8 Perkumpulan Rahasia atau Secret Society


Fiqhislam.com - Sesuai namanya, masyarakat rahasia (secret society) mengundang rasa penasaran, kekaguman, sekaligus tidak percaya.

Pada Maret lalu, seperti dilaporkan oleh Washington Post, disebutkan bahwa Antonin Scalia, Hakim Mahkamah Agung Amerika Serikat, menghabiskan jam-jam terakhirnya hidupnya dikelilingi para anggota masyarakat rahasia bernama International Order of St. Hubertus.

Kelompok yang didirikan oleh Anton von Sporck pada 1695 ini pada awalnya bertujuan "menjadi para pemburu paling terhormat pada Abad ke-17, terutama di Bohemia, Austria, dan negara-negara di bawah Kekaisaran Austro-Hungaria yang diperintah oleh kaum Habsburg".

Setelah organisasi itu menolak keanggotan bagi kaum Nazi, terutama Hermann Goering, maka Hitler membubarkannya. Tapi organisasi ini muncul lagi setelah Perang Dunia II dan cabangnya di Amerika Serikat berdiri pada 1960-an.

Keberadaan masyarakat rahasia (secret society) bahkan membayangi kelahiran bangsa Amerika Serikat.

Dikutip dari Smithsonian Magazine pada Rabu (14/9/2016), novel The Da Vinci Code karya Dan Brown menguak keberadaan organisasi yang lebih besar seperti Order of Skull and Bones, Freemasons, Rosicrucians, dan Illuminati, sebenarnya masih ada beberapa masyarakat rahasia yang lebih kecil tapi dengan sepak terjang yang tidak kalah menariknya.

Simak delapan di antaranya berikut ini:

1. Improved Benevolent and Protective Order of Elks of the World

Pada 1907, harian Seattle Republican membeberkan tentang Order of Elks, yang "diakui oleh para anggota dan petingginya sebagai masyarakat rahasia paling berkembang di antara kaum Afro-Amerika di kota ini."

Lembaga nirlaba African American Registry menyebutkan bahwa kumpulan pria ini didirikan di Cincinnati, Ohio, pada 1899 setelah dua orang warga kulit hitam ditolak bergabung dengan Benelovent and Protective Order of Elks of the World.

Mereka berdua memutuskan untuk mendirikan sendiri masyarakat rahasia yang mereka beri nama Improved Benelovent and Protective Order of Elks of the World.

Kelompok Benelovent and Protective Order of Elks of the World yang menolak mereka masih populer hingga sekarang, walaupun ada pertanyaan tentang praktik-praktik bersifat diskriminatif di masa lalu. Sekarang, warga Amerika Serikat berusia di atas 21 tahun dan percaya kepada Tuhan boleh bergabung.

Sementara itu, Improved Benevolent and Protective Order of Elks of the World bergumul supaya tetap relevan. Tapi kelompok ini masih mendukung program beasiswa, pelatihan melek komputer pemuda, dan beberapa kegiatan layanan masyarakat di seluruh dunia.

2. Grand Orange Lodge

Kelompok ini mendapat julukan "Orange Order", walau nama aslinya berasal dari Pangeran William III yang memiliki julukan Prince of Orange.

Kelompok ini didirikan di desa Loughgall (sekarang di Irlandia Utara ) setelah Perang Permata pada 21 September 1795, dengan tujuan "melindungi kaum Protestan".

Kelompok ini memiliki lambang-lambang rahasia dan kata-kata sandi. Pada masa itu, masyarakat rahasia dilarang keberadaannya di Irlandia karena dipandang sebagai antagonis dengan organisasi politik "Land League" di Irlandia.

Grand Orange Lodge masih ada hingga sekarang dan memiliki beberapa klub di Irlandia serta beberapa tempat lain di dunia. Para calon anggota persaudaraan Protestan ini tidak perlu bersumpah, tapi diminta menerima Prinsip Reformasi dan kesetiaan kepada negara.

Ketika ditanya apakah kelompok ini "anti Katolik Roma", situs resmi menyebutkan bahwa mereka adalah kekuatan positif yang "tidak menebarkan perselisihan ataupun intoleransi".

3. Independent Order of Odd Fellows

Sebuah masyarakat rahasia amal dan ramah yang tidak diketahui tanggal kelahirannya dikenal sebagai Independent Order of Odd Fellows. Catatan tertulis pertama keberadaannya muncul pada 1812 dan merujuk kepada Raja George IV.

Sebelum bergelar Prince Regent, sang raja sudah menjadi anggota Freemason. Tapi kemudian ia ingin para kerabatnya ikut bergabung tanpa melalui proses inisiasi yang panjang dan rumit. Permintaan itu ditolak secara santun.

Raja George IV kemudian hengkang dan mendirikan klub tandingan, Independent Order of Odd Fellows, demikian menurut terbitan Philadelphia Evening Telegraph pada 1867. Tapi, situs resmi kelompok mengaku mereka sudah ada sejak 1066.

Independent Order of Odd Fellows masih ada hingga sekarang, dengan beberapa anggota terkenal seperti Perdana Menteri Winston Churchill dan Stanley Baldwin.

Kelompok yang menyebut dirinya "Odd Fellows" ini berlandaskan kepada persahabatan, kasih, dan kebenaran. Ada beberapa kerangka manusia di tempat perkumpulan mereka dan dipakai pada masa inisiasi untuk mengingatkan para anggota tentang hidup yang baka, demikian dilaporkan oleh Washington Post pada 2001.