25 Dzulhijjah 1442  |  Rabu 04 Agustus 2021

basmalah.png

Gereja Mesir Haramkan Kunjungi Yerusalem Selagi Zionis Masih Bercokol di Palestina

Gereja Mesir Haramkan Kunjungi Yerusalem Selagi Zionis Masih Bercokol di Palestina

Fiqhislam.com - Gereja Orthodox Mesir kembali mengungkapkan pendapatnya, menolak berkunjung ke Al-Quds selama belum ada solusi bagi masalah Palestina secara serius. Ia mengumumkan menolak undangan yang diajukan Mahmud Abbas.

Juru bicara gereja orthodox, Polis Halim dalam pernyataan resminya di jejaring facebook Senin (10/11) mengatakan, pihaknya tetap menolak berkunjung ke Al-Quds yang masih dijajah, pasca pertemuanya dengan Mahmud Abbas yang berkunjung ke Mesir beberapa waktu lalu. Pendeta Gereja Mesir, Paus Theodoros II dari Aleksandria di kantor Gereja Abbasiyah di wilayah Kairo Timur mengatakan hal demikian.

Ia menjelaskan, kami berharap upaya diplomatic terhadap masalah Palestina hingga menemukan solusi yang mendasar dalam waktu dekat ini. Sementara itu, Mahmud Abbas menimpali, berkunjung ke Al-Quds kapan saja sama dengan mendukung rakyat Palestina. Kita berkunjung kepada tawanan bukan sipir tawanan, ungkapnya berdalih.

Ia mengklaim, tidak adanya kunjungan ke Al Quds akan memperburuk perekonomian Palestina. Sementara dengan berkunjung sama dengan membantu bangsa Palestina untuk tetap eksis di sana.

Sebelumnya, gereja orthodox menolak berkunjung ke Al-Quds, karena biasanya berada dalam normalisasi dengan Israel yang telah menjajah Al-Quds sejak tahun 1967. Termasuk di dalamnya menjajah sebagian besar tempat suci ummat Kristiani.

Mahmud Abbas senantiasa mengajak berkunjung ke Al-Quds dibawah penjajahan Zionis yang tentu ditolak oleh banyak pihak karena sama dengan mendukung normalisasi dengan entitas Zionis. [yy/eramuslim]