13 Safar 1443  |  Selasa 21 September 2021

basmalah.png

Rabbi Israel Kecam Politisi Anti Islam Belanda

Rabbi Israel Kecam Politisi Anti-Islam BelandaFiqhislam.com - Rabbi yang cukup terkenal di Israel mengecam politisi anti-Islam Belanda Geert Wilders dan partainya yang mendukung undang-undang larangan berkurban untuk umat Yahudi. Wilders pun dituduh ingin mengusir komunitas Yahudi di Belanda.

Kepopuleran Wilders muncul di saat pria berambut pirang itu menyuarakan kecamannya terhadap kebangkitan Islam di Eropa. Wildeers mendesak Pemerintah Belanda melarang masuk imigran Muslim, menghentikan pembangunan masjid, dan melarang penggunaan jilbab.

Wilders sempat menyebut Israel sebagai sahabat terbaiknya dan mengusulkan Pemerintah Belanda agar menjadikan hari peringatan tragedi Holocaust sebagai salah satu hari raya di Belanda. Namun saat ini, Wilders justru membuat marah Rabbi ternama di Israel, Yona Metzger. Lewat sebuah surat Metzger mendesak Wilders dan partainya agar menghentikan dukungannya terhadap larangan berkurban.

"Jelas sekali, satu hal yang tidak dapat diterima adalah seorang yang mengaku sebagai teman Israel dan warga Yahudi, namun di sisi lain, dia justru mendukung undang-undang anti-Yahudi," demikian surat yang ditulis Metzger, seperti dikutip Reuters, Kamis (30/8/2012).

Hingga saat ini, Wilders pun belum mengeluarkan komentarnya untuk menanggapi surat dari Metzger. Posisi Wilders pun makin terancam karena dirinya mulai kehilangan dukungan dari seorang pemuka agama yang cukup terkenal di Negeri Yahudi.

Pada 12 September mendatang, Belanda akan menyelenggarakan pemilu. Wilders dipastikan akan mendapat cukup banyak dalam pemilu tersebut, namun kecaman pun terus bermunculan.

Menurut poling, partai Wilders diprediksi bisa memenangkan 15 hingga 19 kursi dari 150 total kursi di Parlemen Belanda. Jumlah itu dinilai menurun dibandingkan yang didapatkannya saat ini. [okezone]