12 Safar 1443  |  Senin 20 September 2021

basmalah.png

Tutur Kata Rasulullah

istri nabi saw

Fiqhislam.com - Rasulullah Saw merupakan orang yang patut kita contoh. Beliau selalu menunjukkan sikap atau pun perliaku yang baik. Terutama dalam bertutur kata. Tak sedikit kini tutur kata manusia itu ada yang menggunakan bahasa tidab baik, yang seharusnya tidak pantas untuk diucapkan. Ironisnya, bukun hanya orang dewasa, anak-anak pun ada yang demikian.

Maka dari itu, kita harus bisa mengubah kebiasaan yang kurang baik tersebut. Salah satu cara terbaik ialah kita belajar dari

Rasulullah. Karena apa? Selain beliau memberikan contoh yang baik dalam bertutur kata, juga dengan mengikuti beliau insya Allah sudah tidak diragukan lagi kebenarannya. Dengan begitu kita sudah dapat dikatakan berada di jalan yang insya Allah di ridhai Allah.

Dari Aisyah RA berkata, “Rasulullah SAW tidak pernah berbicara cepat seperti kalian, akan tetapi beliau berbicara dengan jelas, siapa yang duduk di sampingnya maka dia akan menghafalnya,” (HR. Abu Daud).

Rasulullah SAW adalah orang yang lembut, suka jika bicara dipahami. Di antara perhatian beliau terhadap umatnya adalah beliau memperhatikan perbedaan di antara orang dan tingkat pemahaman mereka. Ini menuntut seseorang menjadi penyabar.

Dari Aisyah RA, dia berkata, “Perkataan Rasulullah SAW jelas, dipahami oleh setiap yang mendengarnya,” (HR. Abu Daud).

Perhatikan kelembutan Rasulullah dan kesabarannya ketika beliau mengulang perkataannya agar bisa dipahami.

Dari Anas bin Malik RA berkata, “Rasulullah SAW mengulangi kata-katanya tiga kali agar bisa dipahami,” (HR. Bukhari).
Rasulullah SAW bersikap ramah kepada orang dan menenangkan orang yang merasa takut, karena sebagian orang merasa takut dan segan.

Dari Ibnu Mas’ud RA berkata, “Ada seseorang yang datang kepada Nabi SAW, lalu Rasulullah SAW berbicara dengannya, tiba-tiba ia gemetar, maka Rasulullah SAW berkata kepadanya, ‘Tenanglah, karena aku bukan raja, aku hanyalah seorang anak wanita yang pernah makan dendeng’,” (HR. Ibnu Majah).

yy/islampos
Sumber: Suatu Hari di Rumah Rasulullah
Karya: Abdul Malik al Qasam/Penerbit: Daarul Qasam