fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


30 Ramadhan 1442  |  Rabu 12 Mei 2021

INDEKS AL-QURAN

 
HR. Abu Daud melalui Ubadah bin Shamit r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Sesuatu yang pertama kali diciptakan oleh Allah SWT adalah Al-Qalam.
Allah berfirman:
'Menulislah !'
'Apa yang saya tulis ?'
'Tulislah ketentuan-ketentuan segala sesuatu hingga terjadinya hari kiamat'
 
 
HR. Bukhari, Muslim melalui Abu Musa r.a
Rasulullah Saw bersabda:
- Perumpamaan orang Mu'min yang membaca Al-Qur'an ialah seperti perumpamaan buah utrujah yaitu buah yang berbau harum dan rasanya enak.
- Maka perumpamaan orang Mu'min yang tidak membaca Al-Qur'an ialah seperti buah kurma, tidak ada baunya akan tetapi rasanya manis.
- Adapun perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur'an ialah seperti buah raihanah yaitu buah yang berbau harum tetapi rasanya pahit.
- Sedangkan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur'an ialah seperti buah hanzhalah (paria) yaitu buah yang tidak ada bau sama sekali dan ditambah pula oleh rasanya yang pahit.
 
 
HR. Hakim melalui Abu Said Al Khudri r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Orang yang berjinabah dan wanita yang haid tidak boleh membaca sesuatupun dari Al-Qur'an.
 
 
HR. Baihaqi
Rasulullah Saw bersabda:
Al-Qur'an adalah
- Nur (petunjuk) yang jelas,
- Peringatan yang bijak dan
- Jalan yang lurus.
 
 
HR. Bukhari, Muslim
Diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah r.a, berkata:
Seorang laki-laki telah datang menemui Rasulullah Saw di Ja'ranah setelah kembali dari peperangan Hunain. Pada pakaian Bilal terdapat perak dan Rasulullah Saw mengambilnya untuk dibagikan kepada orang-orang.
Laki-laki yang datang itu berkata:
'Wahai Muhammad! hendaklah kalian adil'
Rasulullah Saw bersabda:
'Celakalah kalian!, siapa lagi yang lebih berbuat adil jika aku tidak adil, pasti kalian yang rugi jika aku tidak berbuat adil'
Umar bin Al-Khattab r.a, berkata:
'Biarkan aku membunuh si munafik ini, wahai Rasulullah!'
Rasulullah Saw bersabda:
'Aku berlindung dengan Allah dari kata-kata manusia bahwa aku membunuh sahabatku sendiri. Sesungguhnya orang ini dan teman-temannya membaca Al-Qur'an tetapi tidak melampaui kerongkong mereka yaitu tidak mengambil faedah dari apa yang mereka baca bahkan mereka hanya sekedar membacanya saja. Mereka menyudahi bacaan Al-Qur'an sebagaimana anak panah menembus binatang buruan'
 
 
HR. Baihaqi melalui Ibnu Umar r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Al-Qur'an dapat memberi Syafa'at kepada hamba yang mengerjakannya kelak dihari kiamat.
Al-Qur'an berkata:
'Wahai Rabb-ku, aku cegah dia dari tidur di malam hari, karena itu izinkanlah aku memberi Syafa'at kepadanya'
 
 
HR. Bukhari, Muslim
Diriwayatkan oleh Sayyidatina Aisyah r.a, berkata:
Rasulullah Saw membaca firman Allah:
Dia-lah yang menurunkan kepadamu wahai Muhammad kitab suci Al-Qur'an. Sebagian besar darinya ialah ayat-ayat Muhkamaat (yang tetap, tegas dan nyata maknanya serta jelas maksudnya), ayat-ayat Muhkamaat itu ialah ibu atau pokok isi Al-Qur'an dan yang lain lagi ialah ayat-ayat Mutasyabihat yang samar-samar serta tidak terang maksudnya. Oleh sebab itu timbullah kefahaman yang berlainan menurut kandungan hati masing-masing. Adapun orang-orang yang ada didalam hatinya kecenderungan ke arah kesesatan, maka mereka selalu menurut apa yang samar-samar dari Al-Qur'an untuk mencari-cari ta'wilnya, memutarkan maksudnya menurut yang disukainya. Padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya melainkan Allah dan orang-orang yang tetap teguh serta mendalam pengetahuannya dalam ilmu-ilmu agama. Mereka berkata 'kami beriman kepadanya'. Semuanya datang dari sisi Tuhan kami dan tidak yang mengambil pelajaran melainkan orang-orang yang berpikiran.
 
 
HR. Bukhari, Muslim
Diriwayatkan oleh Sayyidatina Aisyah r.a, berkata:
Rasulullah Saw membaca firman Allah:
Dia-lah yang menurunkan kepadamu wahai Muhammad kitab suci Al-Qur'an. Sebagian besar darinya ialah ayat-ayat Muhkamaat (yang tetap, tegas dan nyata maknanya serta jelas maksudnya), ayat-ayat Muhkamaat itu ialah ibu atau pokok isi Al-Qur'an dan yang lain lagi ialah ayat-ayat Mutasyabihat yang samar-samar serta tidak terang maksudnya. Oleh sebab itu timbullah kefahaman yang berlainan menurut kandungan hati masing-masing. Adapun orang-orang yang ada didalam hatinya kecenderungan ke arah kesesatan, maka mereka selalu menurut apa yang samar-samar dari Al-Qur'an untuk mencari-cari ta'wilnya, memutarkan maksudnya menurut yang disukainya. Padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya melainkan Allah dan orang-orang yang tetap teguh serta mendalam pengetahuannya dalam ilmu-ilmu agama. Mereka berkata 'kami beriman kepadanya'. Semuanya datang dari sisi Tuhan kami dan tidak yang mengambil pelajaran melainkan orang-orang yang berpikiran.
 
 
HR. Bukhari, Muslim
Diriwayatkan oleh Anas r.a, berkata:
Empat orang yang menghimpun Al-Qur'an di zaman Rasulullah Saw semuanya dari golongan Anshar yaitu
- Muadz bin Jabal,
- Ubai bin Ka'ab,
- Zaid bin Thabit dan
- Abu Zaid.
 
 
HR. Thabrani melalui Ibnu Abbas r.a
Bagaimana kami berbuat apabila datang kepada kami urusan yang tidak kami jumpai dalam kitab (Al-Qur'an) dan As-Sunnah ?.
Lalu Beliau bersabda:
Bertanyalah kepada orang-orang saleh dan jadikanlah urusan itu sebagai bahan musyawarah dengan mereka.
 
 
HR. Ad Duruquthni melalui Anas bin Malik r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Perbanyaklah membaca Al-Qur'an dirumah kalian.
Sesungguhnya suatu rumah yang didalamnya tidak pernah dibacakan Al-Qur'an,
-Sedikit kebaikannya dan
-Banyak keburukannya serta
-Menyempitkan penghuninya.
 
 
HR. Bukhari, Muslim melalui Ibnu Umar r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Tidak bisa berhasad dengki kecuali pada dua perkara yaitu:
Terhadap seseorang yang dianugerahkan Al-Qur'an dan dia membacanya sepanjang siang dan malam.
Juga terhadap seseorang yang dikaruniakan oleh Allah harta kekayaan lalu dia membelanjakannya dengan baik pada waktu malam dan juga pada waktu siang.
 
 
HR. Ad Dailami melalui Amr Ibnu Syua'ib r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Apabila seorang hamba mengkhatamkan Al-Qur'an maka dikala ia menamatkan bacaannya enam puluh ribu Malaikat mendoakannya.
 
 
HR. Syaikhan
Rasulullah Saw bersabda:
Orang yang membaca Al-Qur'an dan mahir dalam membacanya, kelak akan di himpun bersama para Malaikat Safarah yang mulia lagi takwa dan
Orang yang membaca Al-Qur'an tetapi mengalami kesulitan dalam membacanya hingga amat berat dirasakannya maka ia memperoleh dua pahala.
 
 
HR. Hakim melalui Abu Said Al Khudri r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Berilah matamu bagian dari perbuatan ibadah yang melihat mushaf Al-Qur'an (membaca Al-Qur'an) dan
Memahami isinya serta
Mengambil pelajaran dari keajaiban-keajaiban susunannya.
 
 
HR. Abu Daud
Rasulullah Saw bersabda:
Tiada suatu kaumpun berkumpul disalah satu rumah Allah (Masjid) seraya membaca Kitabullah (Al-Qur'an) dan diantara mereka ada yang mempelajarinya,
kecuali diturunkan kepada mereka ketenangan dan mereka diliputi oleh rahmat, serta para Malaikat mengelilingi mereka dan Allah menyebutkan mereka kepada orang-orang yang dekat di sisi-Nya.
 
 
HR. Bukhari, Muslim melalui Abu Hurairah r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Satu perkara yang di izinkan oleh Allah kepada Nabi Saw ialah membaca Al-Qur'an secara berlagu.
 
 
HR. Ahmad melalui Abu Hurairah r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Barangsiapa mendengarkan ayat Al-Qur'an (yang dibaca orang lain), Allah mencatat untuknya kebaikan yang berlipat ganda dan
Barangsiapa yang membaca ayat Al-Qur'an, kelak ayat yang dibacanya itu merupakan nur (cahaya) baginya dihari kiamat.
 
 
HR. Bukhari, Muslim melalui Abdullah bin Umar r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Sesungguhnya perumpamaan orang yang menghafal Al-Qur'an itu seperti unta yang terikat.
Apabila dia menjaganya maka unta itu akan tetap ada ditempatnya dan apabila dia melepaskannya maka unta tersebut akan lari.
 
 
HR. Abu Daud melalui Jabir bin Abdullah r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Bacalah Al-Qur'an oleh kalian dan harapkanlah melalui bacaan itu pahala dari Allah SWT.
 
 
HR. Bukhari, Muslim
Diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar r.a, berkata:
Rasulullah Saw melarang seseorang bermusafir ke negeri musuh dengan membawa Al-Qur'an.
 
 
HR. Thabrani melalui Tamim Ad Daari r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Barangsiapa membaca sepuluh ayat Al-Qur'an dimalam hari, ditulis baginya satu qinthor.
Dan satu qinthor itu lebih dari dunia dan isinya.
Allah berfirman:
Bacalah dan naiklah untuk setiap ayat, satu tingkat hingga akhir ayat yang dibacanya.
 
 
HR. Thabrani melalui Ibnu Abbas r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Barangsiapa mengikuti Kitabullah (Al-Qur'an) niscaya Allah akan memberinya petunjuk dari kesesatan dan Dia akan memeliharanya dari hisab yang buruk kelak dihari kiamat.
 
 
HR. Thabrani
Rasulullah Saw bersabda:
Sunat itu ada 2 macam, yaitu
-Sunat dalam hal yang fardhu, Sunat dalam hal fardhu berasal dari Kitabullah, bila dipegang mendapat petunjuk dan bila ditinggalkan tersesat.
-Sunat dalam hal yang bukan fardhu adalah sunat yang bukan dari Kitabullah, bila diamalkan merupakan suatu keutamaan bagi pelakunya dan bila ditinggalkan tidak merupakan suatu kesalahan (dosa).
 
 
HR. Thabrani
Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r.a:
Tentang firman Allah SWT:
"Janganlah kalian gerakkan lidahmu untuk membaca Al-Qur'an"
Ia berkata:
'Dulu apabila Malaikat Jibril turun menyampaikan wahyu, maka Nabi Saw menggerakkan lidah dan bibir Beliau untuk membaca wahyu tadi hingga susah menggerakkannya. Keadaan Beliau sedemikian dapat dilihat'
Maka Allah berfirman:
'Janganlah kalian menggerakkan lidahmu untuk membacanya dan ingin cepat menguasainya. Sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah mengumpulkannya dan membacanya. Kami-lah yang perlu mengumpulkannya di dadamu dan membacanya, lalu kalian membacanya. Apabila Kami selesai membacanya, maka ikutilah bacaan itu'
Kami menurunkannya, maka dengarkanlah baik-baik firman-Nya :
'Sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah penjelasannya. Kami menjelaskannya melalui lidahmu'
Apabila Malaikat Jibril mendatangi Beliau, Beliau diam dan apabila Malaikat tadi yaitu Jibril telah pergi, barulah Beliau membacanya sebagaimana telah dijanjikan oleh Allah kepada Beliau.
 
 
HR. Hakim melalui Abu Said Al Khudri r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Sesungguhnya ucapan yang paling baik adalah Kitabullah (Al-Qur'an),
Petunjuk yang paling baik adalah petunjuk Nabi Muhammad Saw (Sunnah Rasul),
Seburuk-buruknya perkara adalah perkara yang di buat-buat (bid'ah).
Sesungguhnya apa yang diancamkan pada kalian benar-benar akan datang dan kalian tidak akan dapat menolaknya.
 
 
HR. Thabrani melalui Abdullah Ibnu Busr r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Bukan termasuk umatku, yaitu
- Pendengki,
- Pengumpat dan
- Peramal.
Dan akupun tidak termasuk golongan mereka.
 
 
HR. Bukhari, Muslim
Diriwayatkan oleh Anas bin Malik r.a, berkata:
Sesungguhnya Allah SWT telah menurunkan wahyu kepada Rasulullah Saw sebelum tiba hari kematian Beliau hingga Beliau wafat.
Wahyu yang paling banyak diturunkan adalah pada hari kematian Rasulullah Saw.
 
 
HR. Bukhari, Muslim
Setelah selesai Sayyidatina Aisyah berkata:
Rasulullah Saw bersabda:
Apabila kalian melihat orang-orang yang mengikuti ayat-ayat yang mutasyabihat yaitu samar-samar dari Al-Qur'an, maka mereka itulah orang-orang yang telah disebut oleh Allah. Oleh karena itu berhati-hatilah terhadap mereka.