<
pustaka.png
basmalah.png

Pesona Bacaan Al Quran

Pesona Bacaan Al Quran

Fiqhislam.com - Suatu ketika Abu Musa al-Asy'ari membaca Al Quran dengan suara merdu, sementara Nabi SAW mendengarkannya dengan penuh perhatian. Setelah ia selesai, Nabi SAW mengucapkan selamat seraya memuji kepadanya. “Engkau memiliki suara yang indah,” ujar Nabi.

Kemudian, Abu Musa berkata, “Ya Rasulullah, kalau saja aku tahu bahwa engkau sedang mendengarkanku, aku pasti akan membacakannya dengan suara yang jauh lebih merdu dan lebih indah.”

Dari kisah di atas tersirat bahwa membaguskan suara saat membaca Al Quran adalah diperbolehkan. Nabi sendiri senang mendengarnya. Dan, bukan tidak mungkin bahwa dengan bacaan yang indah justru akan memengaruhi orang yang mendengarnya, meskipun tidak paham apa kandungan ayat tersebut. Bukankah kita pada saat mendengar orang yang sedang melantunkan Al Quran hati menjadi ikut tenang?  

Memperindah suara pada saat membaca Al Quran sebenarnya sama halnya dengan saat kita menikmati makanan yang enak, bernyanyi dengan suara merdu, ataupun memakai wewangian di baju kita. Tentu saja, niat kita dalam memperindah bacaan tersebut adalah dengan niat ibadah, bukan untuk berpamer ria. Karena, toh dalam hal apa pun ria juga diharamkan. 

Bahkan, Allah SWT Yang Maha Indah begitu menyukai keindahan. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW, ”Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan menyukai segala keindahan.” (HR Muslim).

Keindahan di sini bermakna luas. Allah menyukai keindahan dalam segala hal. Allah menyukai hati-hati yang indah, pikiran-pikiran yang indah, dan badan yang indah. Indah di sini adalah sehat jasmani dan rohani. Allah juga mencintai keindahan yang tampak pada ucapan kita, perbuatan kita, dan tingkah laku kita. Indah di sini adalah akhlak karimah (akhlak mulia).

Semua keindahan itu ada pada Nabi Muhammad SAW. Beliau adalah suri teladan kita semua dalam segala hal. Suatu ketika, Aisyah RA pernah mengatakan, “Akhlak Rasulullah SAW adalah Al Quran.” Nah, apabila kita ingin meneladani Rasulullah, mari kita membaca dan mengamalkan Al Quran.

Dari Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash RA dari Nabi Muhammad SaAW, beliau bersabda, "Akan dikatakan kepada orang yang membaca Al Quran: Baca, tingkatkan dan perindah bacaanmu sebagaimana kamu memperindah urusan di dunia, sesungguhnya kedudukanmu pada akhir ayat yang engkau baca." (HR Riwayat Abu Daud dan Tirmizi). Wallahu a'lambishawab.

Oleh M Iqbal Dawami 
yy/republika
 
top