14 Rajab 1444  |  Minggu 05 Februari 2023

basmalah.png

Keajaiban Membaca Al Quran, Mampu Menghubungkan Saraf-Saraf di Otak

Keajaiban Membaca Al Quran, Mampu Menghubungkan Saraf-Saraf di Otak

Fiqhislam.com - Al Quran merupakan kitab suci umat Islam dan mukjizat atau bukti kebenaran Nabi Muhammad SAW. Membaca Al Quran rupanya dapat memberikan beberapa manfaat bagi tubuh manusia. Mulai dari sarana pengobatan hingga mencerdaskan otak.

Dalam konsep kesehatan Islam (Thibbun Nabawi) dikenal terapi ruqyah. Yang dimaksud dengan terapi ruqyah menurut Ibnul Qayyim Al Jauziyah adalah terapi dengan melafalkan doa baik dari Al Qur’an maupun hadits nabi untuk menyembuhkan suatu penyakit.

Salah satu hal paling utama dalam manfaat membaca Al Quran adalah mampu memperlancar dan menghubungkan sistem saraf dalam tubuh terutama pada bagian otak.

Menurut buku bertajuk Islam Sehat dan Menyehatkan Sistem Saraf karya Veni Hadju, Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan bahwa dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim maupun non muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis pada sistem saraf.

Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Al quran berpengaruh 97% dalam melahirkan kestabilan sistem saraf.

Hasil penelitian tersebut diperkuat lagi oleh penelitian yang dilakukan Muhammad Salim yang telah dipublikasikan di Universitas Boston.

Penelitian dilakukan terhadap lima orang sukarelawan yang terdiri dari tiga pria dan dua wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Al quran.

Penelitian dilakukan sebanyak 210 kali dan terbagi dalam dua sesi, yakni membacakan Alquran dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan kitab suci tersebut.

Disimpulkan bahwa responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Alquran dan ketika mendengarkan bahasa Arab biasa hanya 35% ketenangan yang didapatkan.

Penelitian selanjutnya dilakukan oleh dr.Nurhayati dari Malaysia menunjukkan bayi berusia 48 jam yang diperdengarkan ayat qur’an memperlihatkan respon tersenyum dan tenang.

Menurut suatu hasil penelitian bahwa membaca Al Quran setelah maghrib dan sesudah subuh itu dapat meningkatkan kecerdasan otak sampai 80 % karena saat tersebut terjadi pergantian dari siang ke malam dan dari malam kesiang.

Di samping itu ada tiga aktivitas sekaligus yang dilakukan yaitu membaca, melihat dan mendengar.

Berdasarkan fakta empiris tersebut tentunya dapat disimpulkan bahwa seseorang yang sering membaca Al Quran terutama pada waktu subuh dan petang akan dapat meningkatkan kecerdasan dengan menumbuhkan sel-sel otak. [yy/rizky darmawan/sindonews]