24 Syawal 1443  |  Kamis 26 Mei 2022

basmalah.png

Ilmuwan: Informasi Al-Quran Berasal dari Sumber Supranatural

Ilmuwan: Informasi Al-Quran Berasal dari Sumber Supranatural

Fiqhislam.com - Alquran telah menyebutkan dan menulis fakta-fakta ilmiah sejak diturunkan 1.400 tahun lalu. Dilansir dari The Siasat Daily pada Rabu (8/11), fakta-fakta ilmiah dalam Alquran mendapat pengakuan para ilmuan, tak hanya Muslim, tetapi non-Muslim.

Beberapa ilmuwan non-Muslim memeluk Islam setelah menemukan fakta ilmiah dalam Alquran. Pertama mengenai ciptaannya. Bahwa ilmu pengetahuan mengatakan, air adalah bagian terbesar setiap makhluk hidup. Pun setiap sel makhluk hidup memiliki 78 persen air.

Allah SWT berfirman dalam Alquran, "Dia menciptakan segala sesuatu dari air. Dan Allah telah menciptakan setiap binatang dari air. Dari mereka ada beberapa yang merayap di perut mereka, beberapa yang berjalan dengan dua kaki, dan beberapa yang berjalan di atas empat kaki". (QS. 24:45)

Kemudian mengenai teori Big Bang atau ledakan dahsyat: "Tidakkah orang-orang kafir melihat bahwa langit dan bumi digabungkan, lalu Kami memisahkan mereka? Dan Kami buat dari air setiap makhluk hidup". (QS. 21:30).

Mengenai perkembangan janin. Ketika seorang anak berada di rahim ibunya, hal pertama yang harus dibentuk adalah kemampuan mendengar; telinga, mata, dan pikiran. Allah SWT berfirman: "Tapi Dia membuatnya sesuai dengan proporsinya, dan meniupkan roh-Nya. Dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan pengertian". (QS. 32: 9)

Ketua Departemen Anatomi Universitas Chiang di Thailand Tagata Tagasone mengungkapkan ketertarikannya pada Alquran selama tiga tahun ini. Ia mengatakan, segala sesuatu dalam Alquran sekian ratus tahun lalu merupakan kebenaran yang terbukti secara ilmiah.

Seorang profesor geologi kelautan di Universitas King Abdul Aziz, Durja Rao mengaku, sulit memercayai segala jenis pengetahuan telah tercatat sekitar 1.400 tahun lalu. Ia mempertanyakan, sumber dari Alquran itu. "Kupikir informasinya pasti berasal dari sumber supranatural," kata Rao. [yy/republika]