19 Muharram 1444  |  Rabu 17 Agustus 2022

basmalah.png

Bisakah Manusia Melihat Jin?

Bisakah Manusia Melihat Jin?

Fiqhislam.com - Ada yang bertanya seperti itu dalam sebuah pengajian. Pertanyaan tersebut dijawab langsung ustadz sebagai berikut:

Manusia tidak dapat melihat jin dalam bentuk yang asli karena Allah subhanahu wa taala berfirman,

"Wahai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan, sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu-bapakmu dari surga; ia menanggalkan pakaiannya dari keduanya untuk memperlihatkankepada keduanyaauratnya. Sesungguhnya, ia (iblis/setan) dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang (di sana) kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya, Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman." (Qs. Al-Araf:27)

Firman Allah subhanahu wa taala pada ayat ini, "Sesungguhnya, ia (iblis/setan) dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang (di sana) kamu tidak bisa melihat mereka," menunjukkan bahwa manusia tidak dapat melihat jin, yaitu pada bentuk mereka yang asli.

Ketika menjelaskan hadis Abu Hurairah radhiallahu anhu yang menangkap setan, Al-Hafizh Ibnu Hajar mengatakan, "
Setan terkadang menjelma dengan berbagai bentuk sehingga memungkinkan (bagi manusia) untuk melihatnya. Firman Allah taala, Sesungguhnya, ia (iblis/setan) dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang (di sana) kamu tidak bisa melihat mereka, dikhususkan pada kondisi bentuknya (yang asli) yang Allah telah ciptakan." (Fathul Bari, penjelasan hadis no. 2311)

Dari sini, kita mengetahui bahwa setan terkadang menjelma dalam bentuk manusia, hewan, atau lainnya. Demikian juga, setan itu sangat pendusta. Jangan sampai manusia tertipu olehnya. [yy/inilah]

Sumber: Majalah As-Sunnah, edisi 3, tahun IX, 1426 H/2005 M.