8 Rabiul-Awwal 1444  |  Selasa 04 Oktober 2022

basmalah.png

Majelis Malaikat

Majelis Malaikat

Fiqhislam.com - Diceritakan dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah memiliki sekelompok Malaikat yang berkeling di jalan-jalan mencari orang-orang berdzikir. Apabila mereka menemukan sekolompok orang berdzikir kepada Allah, mereka saling memanggil, “Kemarilah kepada apa yang kamu semua hajatkan.”

Lalu para malaikat itu mengelilingi orang-orang yang berdzikir dengan sayap-sayap mereka hingga ke langit. Apabila orang itu telah berpisah (bubar dari majlis dzikir) maka para malaikat pun melesat naik menuju langit.

Maka Allah pun bertanya kepada mereka (padahal Dialah yan lebih mengetahui perihal mereka). “Dari mana kalian semua?” Jawab Malaikat, “Kami datang dari sekelompok hamba-Mu di bumi. Mereka bertasbih, bertakbir dan bertahlil kepada-Mu.

Apakah mereka pernah melihat-Ku?” tanya Allah. Langsung dijawab Malaikat, “Tidak pernah!” “Seandainya mereka pernah melihat-Ku?” timpal Allah. Sahut Malaikat, “Andai mereka pernah melihat-Mu, niscaya mereka akan lebih meningkatkan ibadahnya kepada-Mu, lebih bersemangat memuji-Mu dan lebih banyak bertasbih pada-Mu.

Lalu apa yang mereka pinta pada-Ku?” tanya Allah lebih lanjut. “Mereka minta surga kepada-Mu,” jawab Malaikat lagi. Allah pun kembali bertanya, “Apakah mereka pernah melihat surga?” dijawab oleh Malaikat, “Tidak pernah!

Bagaimana kalau mereka pernah melihatnya?” timpal Allah. Malikat pun kembali menjawab, “Andai mereka pernah melihatnya niscaya mereka akan bertambah semangat terhadapnya, lebih bergairah memintanya dan semakin besar keinginan untuk memasukinya.

Dari hal apa mereka minta perlindungan?” sahut Allah lagi. “Dari api neraka!” jawab Malaikat. Allah kembali bertanya, “Apa mereka pernah melihat neraka?” “Tidak pernah!” jawab Malaikat.

Allah SWT bertanya lagi, “Bagaimana kalau mereka pernah melihat neraka?” “Kalau mereka pernah melihatnya niscaya mereka akan sekuat tenaga menghindarkan diri darinya,” sahut malaikat.

Di akhir dialog, Allah SWT berfirman, “Aku persaksikan kepadamu bahwasanya Aku telah mengampuni mereka.” Salah satu dari malaikat menyela, “Tapi di situ ada seseorang yang tidak termasuk dalam kelompok mereka. Dia datang semata-mata karena ada satu keperluan, apakah mereka akan diampuni juga?

Mereka adalah satu kelompok di mana orang yang duduk bersama mereka tidak akan kecewa." (HR Bukhori Muslim).

Subhanallah, mulianya mereka yang berdzikir. Dicari dan dikelilingi para malaikat, dan dilaporkan olehnya kepada Allah untuk kemudian Allah mengampuni dosa dan mengabulkan semua doa dan hajatnya. Wallahu A’lam.

Oleh Ustaz Muhammad Arifin Ilham
yy/republika