15 Safar 1443  |  Kamis 23 September 2021

basmalah.png

Pada Akhir Zaman, Banyak Orang yang Mengajak ke Neraka

Pada Akhir Zaman, Banyak Orang yang Mengajak ke Neraka

Fiqhislam.com - Orang-orang yang mengikuti kepercayaan-kepercayaan dan ideologi yang salah dan bertentangan dengan sunah Allah SWT, serta orang-orang yang mengejar tujuan-tujuan yang salah adalah orang yang mengajak orang lain ke neraka:

Sebagaimana firman Allah SWT:

“Mereka itu mengajak ke Neraka,” (QS. Al Baqarah: 221).

“Dan kami jadikan pemimpin-pemimpin yang menyeru (manusia) ke neraka dan pada hari kiamat mereka tidak akan ditolng,” (QS. Al Qashash: 41).

Allah juga menyebut salah satu dari mereka itu (yang mengajak) adalah setan. Sebagaimana dalam Al Qur’an

“Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun setan itu menyeru mereka ke dalam siksa api neraka yang menyala-nyala?” (QS. Luqman: 41).

“Setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala,” (QS. Fathir: 6).

Siapa saja yang mengajak orang lain di dunia ini ke neraka, akan memimpin golongan atau kaum mereka ke neraka di hari kiamat nanti. Seperti Fir’aun. “Ia berjalan di muka kaumnya di hari kiamat, lalu memasukkan mereka ke dalam neraka,” (QS. Hud: 98).

Semua pemimpin yang sesat yang menyeru kaumnya kepada kepercayaan mereka yang bertentangan dengan Islam, sebenarnya adalah orang-orang yang mengajak orang lain ke neraka, karena jalan satu-satunya agar terhindar dari neraka adalah jalan yang benar (Islam). “Hai kaumku, bagaimanakah ini, aku menyeru kalian pada keselamatan, tetapi kalian menyeru aku ke neraka?” (QS. Al Mu’min: 41).

Sekelompok kaum mengajaknya kepada kekafiran dan kemusyrikan, sementara ia sendiri mengajak mereka kepada ajaran tauhid dan agama Allah SWT. Karena kaum kafir mengajak ke neraka, Allah SWT melarang lelaki mukmin menikahi perempuan musyrik, begitu juga perempuan mukmin dilarang menikahi dengan lelaki musyrik.

Dan janganlah kau nikahi wanita-wanita musyrik sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak beriman lebih baik daripada wanita musyrik walaupun wanita musrik itu menarik hatimu. Dan janganlah kamu nikahkan lelaki musyrik (dengan wanita-wanita beriman) sebelum lelaki itu beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik daripada lelaki musyrik walaupun lelaki musrik itu menarik hatimu. Mereka (orang-orang musyrik) mengajak ke neraka, sedangkan Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat Nya (perintah-perintah Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran,” (QS. Al Baqrah: 221).

yy/islampos
Sumber: Ensiklopedia Kiamat/ Karya: Dr. Umar Sulayman al-Asykar/Penerbit: Serambi