fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


29 Sya'ban 1442  |  Minggu 11 April 2021

Ciri-Ciri Pemimpin Dalam Islam

http://saripedia.files.wordpress.com/2011/02/kepemimpinan.jpeg?w=400&h=2501. NIAT YANG IKHLAS
Apabila menerima suatu tanggung jawab, hendaklah didahului
dengan niat sesuai dengann apa yang telah Allah perintahkan. Iringi hal itu dengan mengharapkan keridhaan-Nya saja. Kepemimpinan atau jabatan adalah tanggung jawab dan beban, bukan kesempatan dan kemuliaan.

2. LAKI-LAKI

Wanita sebaiknya tidak memegang tampuk kepemimpinan, jika masih ada lali-laki yang sanggup memimpin. Rasulullah Shalallahu’alaihi wa sallam bersabda, ”Tidak akan beruntung kaum yang dipimpim oleh seorang wanita (Riwayat Bukhari dari Abu Bakarah Radhiyallahu’anhu).


3. TIDAK MEMINTA JABATAN

Rasullullah bersabda kpd Abdurrahman bin Samurah Radhiyallahu’anhu, ”Wahai Abdul Rahman bin samurah! Janganlah kamu meminta untuk menjadi pemimpin. Sesungguhnya jika kepemimpinan diberikan kepada kamu karena permintaan, maka kamu akan memikul tanggung jawab sendirian, dan jika kepemimpinan itu diberikan kepada kamu bukan karena permintaan, maka kamu akan dibantu untuk menanggungnya.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)


4. BERPEGANG DAN KONSISTEN PADA HUKUM ALLAH.

Ini salah satu kewajiban utama seorang pemimpin.Allah berfirman, ”Dan hendaklah kamu memutuskan perkara diantara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka.” (al-Maaidah:49).

Jika ia meninggalkan hukum Allah, maka seharusnya dilucutkn drp jabatannya.

5. MEMUTUSKAN PERKARA DENGAN ADIL

Rasulullah bersabda, ”Tidaklah seorang pemimpin mempunyai perkara kecuali ia akan datang dengannya pada hari kiamat dengan keadaan terikat, entah ia akan diselamatkan oleh keadilan, atau akan dijerusmuskan oleh kezalimannya.” (Riwayat Baihaqi dari Abu Hurairah dalam kitab Al-Kabir).

6. SENANTIASA ADA KETIKA DIPERLUKAN RAKYAT
Hendaklah selalu membuka pintu utk setiap pengaduan dan permasalahan rakyat. Rasulullah bersabda, ”Tidaklah seorg pemimpin atau pemerintah yg menutup pintunya trhadap keperluan, hajat, dan kemiskinan kecuali Allah akan menutup pintu-pintu langit terhadap keperluan, hajat, dan kemiskinannya.” (Riwayat Imam Ahmad dan At-Tirmidzi).


7. MENASIHATI RAKYAT

Rasulullah bersabda, ”Tidaklah seorg pemimpin yg memegang urusan kaum Muslimin lalu ia tidak bersungguh-sungguh dan tidak menasihati mereka, kecuali pemimpin itu tidak akan masuk syurga bersama mereka (rakyatnya).


8. TIDAK MENERIMA HADIAH

Seorang rakyat yg memberikan hadiah kpd seorg pemimpin pasti mempunyai maksud tersembunyi, entah ingin mendekati atau mengambil hati. Oleh karena itu, hendaklah seorang pemimpin menolak pemberian hadiah dari rakyatnya. Rasulullah bersabda, ”Pemberian hadiah kpd pemimpin adalah pengkhianatan.” (Riwayat Thabrani).



9. MENCARI PEMIMPIN YANG BAIK

Rasulullah bersabda, ”Tidaklah Allah mengutus seorang nabi atau menjadikan seorg khalifah kecuali ada bersama mereka itu golongan pembantu, aitu pembantu yg menyuruh kpd kebaikan dan mendorongnya kesana, dan pembantu yg menyuruh kpd kemungkaran dan mendorongnya ke sana. Maka org yg terjaga adalah org yg dijaga oleh Allah,” (Riwayat Bukhari dari Abu said Radhiyallahu’anhu).


10. LEMAH LEMBUT

Doa Rasullullah, ’Ya Allah, barangsiapa mengurus satu perkara umatku lalu ia mempersulitnya, maka persulitlah ia, dan barang siapa yg mengurus satu perkara umatku lalu ia berlemah lembut kpd mereka, maka berlemah lembutlah kepadanya.


11. TIDAK MERAGUKAN RAKYAT

Rasulullah bersabda, ”Jika seorang pemimpin menyebarkan keraguan dalam masyarakat, ia akan merusak mereka.” (Riwayat Imam Ahmad, Abu Dawud, dan Al-hakim).


12. TERBUKA UNTUK MENERIMA IDEA & KRITIKAN

Salah satu prinsip Islam adalah kebebasan bersuara. Kebebasan bersuara ini adalah platform bagi rakyat utk memberi idea atau kritikan kepada kerajaan & pemimpin agar sama mngembling tenaga & ijtihad kearah pmbentukan negara yanga maju. Saidina Abu Bakar brucap ketika dilantik mnjdi khalifah, beliau menegaskn "..saya brlaku baik, tolonglah saya, dan pabila saya brlaku buruk, betulkan saya..", manakala Khalifah Umar pernah ditegur oleh seorang wanita ketika memberi arahan di masjid, dan beliau mnerima teguran tersebut.

perumoke.blogspot.com
Dipetik dari majalah Hidayatullah