<
pustaka.png
basmalah.png

Hidayah dan Taufik: Kunci Memegang Teguh Islam dan Sunnah

Hidayah dan Taufik: Kunci Memegang Teguh Islam dan Sunnah

Fiqhislam.com - Sebagai seorang hamba, perjalanan spiritual dalam kehidupan adalah suatu hal yang tak terelakkan. Dalam perjalanan ini, kita sangat bergantung pada hidayah (petunjuk) dan taufik (bantuan) dari Allah. Hidayah dan taufik ini adalah anugerah Allah yang sangat penting bagi setiap individu yang ingin mempertahankan keyakinannya dan berpegang teguh pada ajaran Islam dan sunnah. Dalam konteks ini, Nabi Muhammad menjadi contoh yang sangat berharga karena Allah memberikan hidayah dan taufik-Nya kepada beliau untuk membimbing umat manusia.

Allah adalah sumber segala kebijaksanaan dan petunjuk. Tanpa hidayah-Nya, seorang hamba mungkin akan tersesat dalam kegelapan dan kebingungan. Oleh karena itu, kita sebagai hamba harus selalu memohon kepada Allah agar diberi ketegaran dalam menjalani kehidupan yang penuh cobaan ini. Ketegaran ini sangat penting agar kita tidak condong kepada orang-orang kafir dan pemikiran mereka yang mungkin mencoba mempengaruhi keyakinan kita.

Sungguh, bersikap condong dan nyaman kepada orang kafir dan kaum zalim adalah tindakan yang sangat berbahaya bagi iman kita. Ini bisa mengakibatkan kemunduran dalam keyakinan kita dan menjauhkan kita dari jalan yang benar. Dalam Islam, menjaga iman dan mempertahankan keyakinan adalah suatu kewajiban, dan hal ini harus dilakukan dengan tekun tanpa terpengaruh oleh lingkungan atau pemikiran negatif.

Allah memberikan contoh yang sangat kuat tentang perlindungan diri dan iman melalui tindakan Rasulullah Muhammad. Ketika Beliau hendak bepergian, Beliau meminta perlindungan dari Allah dari berbagai aspek kesulitan yang mungkin dihadapinya selama perjalanan. Ini mencakup perlindungan dari kepayahan safar (perjalanan), kesedihan saat kembali, penurunan setelah mencapai keistiqomahan, doa orang yang terzalimi, serta pemandangan yang tidak menyenangkan dalam hubungan keluarga dan harta.

"Adalah Rasulullah bila hendak bepergian, Beliau meminta perlindungan dari kepayahan safar, dari kesedihan saat kembali, dari penurunan setelah istiqomah, dari doa orang yang terzalimi, dan pemandangan yang tidak mengenakkan dalam keluarga dan harta". (HR. Muslim)

Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim ini memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya berlindung kepada Allah dalam semua aspek kehidupan. Rasulullah selalu meminta perlindungan dari Allah, bukan hanya dari bahaya fisik, tetapi juga dari bahaya yang dapat mengganggu iman dan kestabilan hati. Hal ini menunjukkan bahwa menjaga keimanan adalah prioritas utama dalam hidup seorang muslim.

Lihatlah bagaimana Rasulullah berlindung kepada Allah dari al-haur ba'dal kaur, yang mengacu pada penyusutan atau penurunan amal setelah mencapai keistiqomahan. Ini mengingatkan kita bahwa menjaga konsistensi dalam beribadah dan berpegang teguh pada ajaran Islam adalah suatu hal yang penting.

Terkadang, setelah kita merasa cukup kuat dalam iman, kita mungkin merasa nyaman dan cenderung melonggarkan praktik keagamaan kita. Oleh karena itu, kita harus senantiasa memohon kepada Allah agar tetap istiqomah dan terhindar dari penurunan iman.

Selain itu, Rasulullah juga memohon perlindungan dari doa orang yang terzalimi. Ini menunjukkan betapa pentingnya menjauhi perlakuan yang tidak adil terhadap sesama. Sebagai muslim, kita harus menjaga hati nurani dan tidak merugikan orang lain. Doa orang yang terzalimi dapat memiliki dampak besar, dan kita tidak ingin menjadi penyebab penderitaan bagi orang lain.

Terakhir, Rasulullah juga meminta perlindungan dari pemandangan yang tidak menyenangkan dalam keluarga dan harta. Ini mengingatkan kita bahwa konflik dalam keluarga atau masalah dengan harta dapat mengganggu ketenangan batin dan iman kita. Oleh karena itu, kita harus selalu berdoa kepada Allah agar diberi perlindungan dan petunjuk dalam menghadapi masalah-masalah ini.

Kesimpulannya, hidayah dan taufik dari Allah adalah anugerah yang sangat berharga yang harus kita jaga dan hargai. Kita harus senantiasa memohon kepada Allah agar tetap kuat dalam iman dan menjauhi pengaruh negatif dari lingkungan sekitar. Rasulullah Muhammad adalah teladan yang sangat baik dalam menjaga keimanan dan berlindung kepada Allah dari berbagai bahaya. Kita sebagai umat Islam harus mengikuti jejak-Nya dalam menjalani kehidupan ini dengan penuh keteguhan dan keyakinan. Semoga Allah senantiasa memberikan hidayah dan taufik kepada kita semua dalam menjalani perjalanan keimanan ini. [yy/republika]

Syahrial, S.T

 

top