<
pustaka.png
basmalah.png

Anjuran Nabi Muhammad untuk Mengganti Nama yang Buruk dengan yang Baik

Anjuran Nabi Muhammad untuk Mengganti Nama yang Buruk dengan yang Baik

Fiqhislam.com - Nabi Muhammad Saw mengajarkan kepada umatnya agar mengganti nama yang buruk menjadi panggilan yang lebih baik.

Dikutip dari buku Sunnah-sunnah yang Telah Ditinggalkan karya Abu Abdillah Syahrul Fatwa bin Lukman, Sering kali Rasulullah SAW merubah nama-nama yang jelek maknanya agar menjadi bagus. Di antara contohnya yakni:

Dari Ibnu Umar dan bahwasanya Nabi Shallallahu alaihi wa sallam mengubah nama ‘Ashiyah (wanita yang durhaka). Beliau berkata kepada pemilik nama; “Nama kamu adalah Jamiilah (wanita yang cantik). (HR. Muslim).

Demikian pula Nabi Shallallahu alaihi wa sallam pernah bertanya kepada seseorang; siapa namamu? Dia menjawab; Huzn (sedih), beliaupun merubahnya: “Nama kamu adalah Sahl (mudah). Orang tersebut malah berkata: “aku tidak akan mengubah nama pemberian bapakku!” perawi hadits berkata; setelah kejadian tersebut, kesedihan selalu menimpanya”. (HR. Bukhari, Abu Daud)

Inilah sebagian contoh sunnah-sunnah yang telah ditinggalkan oleh kebanyakan manusia.

Di samping itu Rasulullah SAW juga mengajarkan untuk tahnik. Dari Abu Musa al-As’ari Radhiyallahu Anhu dia berkata: “Telah lahir seorang anak bayiku kemudian aku membawanya kepada Rasulullah Saw, maka beliau memberinya nama Ibrahim lalu mentahniknya dengan kurma serta mendoakan keberkahan kepadanya kemudian memberikannnya kepadaku. Dan dia adalah anak sulung Abu Musa. (HR. Bukhari dan Muslim). [yy/ihram]

Rossi Handayani

top