5 Jumadil-Awwal 1444  |  Selasa 29 Nopember 2022

basmalah.png

12 Amalan Meraih Ridho Allah SWT

12 Amalan Meraih Ridho Allah SWT

Fiqhislam.com - Allah SWT menanamkan rasa kasih sayang kepada seorang hamba yang senantiasa melakukan amal shaleh. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT pada ayat 96 Surah Maryam.

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang." (QS Maryam ayat 96)

Dengan demikian, Allah SWT memberi cinta yang luar biasa kepada setiap hamba. Karena itu, sudah sepatutnya setiap Muslim melakukan berbagai perbuatan amal shaleh hanya untuk meraih ridha Allah SWT.

Ada beberapa tips bagaimana memperoleh ridha Allah SWT;

Pertama, menjaga dan meningkatkan hubungan dengan kitab suci Alquran dengan membaca, menghafal dan mentadabburinya. Selain itu juga mendalami hadits-hadits Nabi Muhammad SAW.

Kedua, bersikap baik kepada orang tua, memperhatikan kerabat keluarga, dan menghormati tetangga.

Ketiga, tidak meninggalkan sholat wajib lima waktu dan menjauhi dosa besar.

Keempat, memilih sahabat yang baik, beriman dan shaleh.

Kelima, menjaga kesehatan fisik.

Keenam, tidak menyia-nyiakan waktu.

Ketujuh, senantiasa belajar terus-menerus.

Kedelapan, bersikap santun dan berperilaku baik dalam bergaul.

Kesembilan, menjaga lisannya dengan berzikir kepada Allah SWT untuk menenteramkan hati.

Kesepuluh, melaksanakan sholat sunnah sebanyak yang dia bisa.

Kesebelas, menjauhi segala hal yang haram demi menemukan manisnya iman dan dijauhkan dari godaan wanita.

Keduabelas, tidak iri hati terhadap apa yang dimiliki orang lain atau bahkan sampai membencinya.

Suatu kali Abdullah bin Umar bin Khattab pernah menerima surat dari seorang pemuda. Surat ini berisi pesan yang meminta Abdullah bin Umar untuk menuliskan segala hal tentang ilmu. Abdullah bin Umar pun membalas permintaan tersebut.

Dalam kitab 'Siyar Alamin Nubala', dipaparkan mengenai jawaban yang disampaikan oleh Abdullah bin Umar kepada pemuda itu.

Abdullah bin Umar berkata, "Sungguh ilmu itu sangat luas. Namun, bila engkau mampu bertemu Allah SWT dengan meninggalkan pertumpahan darah sesama Muslim, membiarkan perut tetap kosong dari harta sesama Muslim, menjaga lisan agar tidak menjatuhkan kehormatan sesama Muslim, dan setia kepada kaum Muslimin, maka lakukanlah." [yy/umar mukhtar/ihram]