18 Muharram 1444  |  Selasa 16 Agustus 2022

basmalah.png

Rezeki Takkan Tertukar

Rezeki Takkan Tertukar

Fiqhislam.com - Dari Umar RA bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Andai kata kalian benar-benar bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan memberi kalian rezeki sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung, yaitu keluar dengan perut kosong di pagi hari dan kembali dengan perut kenyang di sore hari.” (HR Tirmidzi).

Hadis tersebut mengingatkan pentingnya sikap tawakal. Dengan tawakal, hidup akan dihiasi dengan ketenangan dan jauh dari rasa cemas. Tak sedikit manusia yang hari-harinya dipenuhi oleh rasa khawatir terhadap rezeki. Takut kebutuhannya tak terpenuhi.

Memang, sepanjang kehidupannya, kebutuhan dan keinginan manusia tidak akan ada habisnya. Tugas manusia hanya berusaha dan berdoa semaksimal mungkin, sementara Allah lah yang berkuasa dan berkehendak untuk mencukupkan semua kebutuhan.

Ketahuilah, hidup akan tenang saat yakin bahwa Allah telah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya. Kita akan terhindar dari rasa iri melihat rezeki orang lain. Senantiasa bersyukur dengan apa yang dipunya. Tak khawatir dengan sedikit atau banyak rezeki yang diperoleh. Merasa cukup dengan yang ada. Dan selalu berusaha memperoleh rezeki yang baik dan halal.

Sungguh, rezeki setiap orang tidak akan pernah tertukar. Tak elok menyimpan kebencian hanya karena rezeki kita tidak sama dengan orang lain. Buang jauh-jauh kedengkian, sebab itu hanya akan mendatangkan kesengsaraan.

Firman-Nya, “Allah Mahalembut terhadap hamba-hamba-Nya; Dia memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan Dia Mahakuat, Mahaperkasa.” (QS asy-Syura: 19).

Jangan bersedih saat rezeki terasa sempit. Karena sejatinya Allah telah menjamin rezeki kita. Ketika Allah telah menghendaki, tidak ada seorang pun yang bisa menghalangi rezeki itu datang. Sebab, tidak ada sesuatu pun yang kita dapatkan, kecuali atas izin-Nya.

Allah SWT berfirman, “Apa saja di antara rahmat Allah yang dianugerahkan kepada manusia, maka tidak ada yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan-Nya maka tidak ada yang sanggup untuk melepaskannya setelah itu. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.” (QS Fatir: 2).

Jangan takut dan cemas karena urusan rezeki. Fokuskanlah setiap aktivitas kita hanya demi mendapat ridha Allah SWT. Dengan begitu, Allah akan mencukupkan rezeki kita.

Allah SWT berfirman, “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS ath-Thalaq: 2-3).

Oleh karena itu, wajib bagi kita untuk selalu mensyukuri setiap rezeki yang diberikan oleh-Nya. Ridha pada ketetapan-Nya, dan senantiasa berprasangka baik terhadap-Nya.

Segala sesuatu yang ditetapkan Allah untuk kita merupakan yang terbaik bagi kita. Ingatlah, jangan sampai kesibukan mengurus rezeki, melalaikan kita dari mengingat Allah. Wallahu a’lam. [yy/eramuslim]

Oleh Agus Sopian