12 Jumadil-Awwal 1444  |  Selasa 06 Desember 2022

basmalah.png

Dosa Sebanyak Buih di Lautan Terhapus dengan Dzikir Ini

dzikir

Fiqhislam.com - Umat Islam perlu mengamalkan dzikir penghapus dosa sebanyak buih di lautan ketimbang menunggu penghapusan dosa dari Allah melalui musibah.

Allah berfirman dalam Surat Asy-Syura Ayat 30 yang berbunyi:

وَمَآ اَصَابَكُمْ مِّنْ مُّصِيْبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ اَيْدِيْكُمْ وَيَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍۗ

"Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu)." (Asy-Syura Ayat 30).

Allah memiliki sifat Maha pengampun dan menerima taubat dari para makhluk-Nya. Sebesar apapun kesalahan yang pernah dibuat selama di dunia bisa dillakukan melalui berabgai amalan, salahs satunya Dzikir penghapus dosa sebanyak buih dilautan.

Hadits Riwayat at-Tirmidzi menuliskan yang artinya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, Barang siapa membaca: "Subhanallahi Wabihamdih" (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya) seratus kali, maka dosa-dosanya nya akan diampuni, dan meskipun sebanyak buih lautan.

Dengan membaca lafadz Subhanallahi Wabihamdih 100x tanpa memerlukan waktu yang lama dan bisa dilakukan dimana saja kecuali tempat terlarang, dosa sebanyak apapun semisal buih-buih atau plankton yang bergerak dipermukaan air sekalipun akan dihapuskan.

Menurut pendapat terkuat, dzikir penghapus dosa sebanyak buih lautan itu tidak harus dilakukan 100 kali dalam sau waktu. Bacaan 100 kali adalah akumulasi bacaan dalam sehari. Misalnya pagi 30, siang 30 dan malam 40.

Setiap manusia tidak lepas dari dosa, segera amalkan dzikir penghapus dosa sebanyak buih lautan berikut.

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ العَظِيْمِ

Subhanallahi wa Bihamdihi Subhanallahil 'Azhim

"Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah yang Maha Agung". [yy/Bima Setiyadi/sindonews]