28 Safar 1444  |  Minggu 25 September 2022

basmalah.png

Menjadikan Syukur Sebagai Kebiasaan dalam Kehidupan Sehari-hari

Menjadikan Syukur Sebagai Kebiasaan dalam Kehidupan Sehari-hari

Fiqhislam.com - Bersyukur bisa memberikan keajaiban bagi hati dan pikiran Anda. Bayangkan Anda menjadikan 'Thanksgiving' sepanjang hari, setiap hari, bahkan saat diuji.

Thanksgiving dirayakan terutama dalam budaya Barat. Thanksgiving merupakan hari libur tahunan yang ditandai dengan berkumpulnya keluarga dan teman-teman untuk makan bersama dan mengungkapkan perasaan terima kasih. Syukur yang berasal dari kata 'syukr' dalam Islam. Mari belajar menghitung berkat yang kita peroleh setiap saat.

Jenis-Jenis Ucapan Syukur

Ada ucapan terima kasih yang sering terlupakan setelah melakukan perbuatan baik. Anda mengucapkan doa tambahan, membaca halaman tambahan Alquran, melakukan sejumlah amal. Apakah Anda berterima kasih kepada Allah SWT untuk itu?

Dia Yang Maha Tinggi sebenarnya tidak membutuhkan ucapan terima kasih. Tetapi mengucapkannya sebagai bentuk imbalan. Apakah Anda memperhatikan bunga yang mekar, roti yang baru Anda beli, napas yang Anda hirup tanpa berpikir?

Ada rasa syukur dalam mengenali berkah besar dan kecil dari kesehatan, kekayaan, bimbingan, dan lebih dari semua itu adalah keinginan Anda untuk mempraktikkan Islam. Alhamdulilah kita bisa mengucapkan Alhamdulilah. Dan ada cara yang luar biasa ketika Anda bersyukur. Jika iman Anda rendah, bersyukurlah kepada-Nya atas petunjuk yang Dia berikan kepada Anda dan Dia akan menambah iman dan petunjuk untuk Anda. Mohon kepada Allah SWT, Asy-Shakoor, Yang Maha Menghargai, dari hati untuk menjadi orang-orang yang bersyukut (ash-shaakirin).

Ayat ini bisa menjadi pengubah hidup, gunakan ini sebagai pengingat di dinding. Berikut ayatnya: Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku (2:152).

Rasa syukur

Allah Maha Tinggi menempatkan rasa syukur di samping penyebutan-Nya seperti yang disebutkan di ayat di atas. Berapa banyak dari kita yang takut tak terlihat cukup baik dan takut akan kehilangan sesuatu yang kita cintai. Saat belajar untuk mempercayai Allah, Yang Maha Tinggi, dan rencana-Nya, Anda akan menemukan kebiasaan melawan rasa takut yang terus-menerus adalah rasa syukur.

Latih syukur

Dilansir di About Islam, Rabu (8/12), dengan latihan bersyukur setiap hari, Anda dapat melatih otak Anda hingga mulai menunjukkan informasi dan pengalaman positif yang kita temui. Selain itu, bersyukur sebagai keadaan pikiran akan membuat Anda tidur lebih nyenyak dan mengurangi kecemasan dan stres.

Untuk melatihnya, luangkan waktu lima menit sehari untuk menuliskan atau bahkan memikirkan lima hal yang Anda syukuri hari ini. Momen yang baik bisa terjadi sebelum Anda tidur.

Itu bisa menjadi berkat besar dalam hidup, seperti keluarga, bimbingan, atau kesehatan Anda. Tapi jangan lupakan berkat kecil setiap hari, seperti memiliki cokelat, secangkir teh, atau pesan yang dikirimkan teman kepada Anda.

Selama Anda menemukan lima hal yang Anda syukuri setiap harinya, kemudian coba selama tiga hari dan Anda akan melihat perbedaannya. Selain mengakui nikmat kecil, jangan lupa beri hadiah sebagai rasa terima kasih untuk orang-orang, memperbanyak mengucapkan jazakallahu khayr untuk laki-laki atau jazakillahu khayr untuk perempuan yang artinya semoga Allah membalas dengan kebaikan. Ini lebih bermanfaat bagi kedua belah pihak daripada hanya mengatakan terima kasih.

"Dia yang tidak berterima kasih kepada Allah untuk nikmat kecil, tidak akan berterima kasih atas nikmat yang besar, dan dia yang tidak mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang-orang,maka tidak akan mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT. Mensyukuri dan menyebut nikmat yang dilimpahkan kepada seseorang dari Allah adalah rasa syukur dan tak melakukannya berarti tidak bersyukur."

Hidupkan kembali sunnah bersyukur

Tanyakan pada diri Anda beberapa pertanyaan, pernahkah Anda memperhatikan diri Anda menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan, mengalami suasana yang lebih monoton? Apakah Anda terjebak dalam rutinitas yang monoton? Pernahkah Anda merasa terisolasi dan menyadari ingatan Anda kepada Allah SWT kosong, hampir seperti robot. Seberapa banyak Anda mengeluh hari ini mengenai hal-hal kecil seperti makanan, tugas, orang, rencana yang dibatalkan atau uang?

Ada sunnah lima detik yang dapat Anda hidupkan kembali yang menyelesaikan itu semua. Nabi Muhammad SAW memegang tangan Mu'adz bin Jabal dan berkata:

Wahai Mu'adz, demi Allah sesungguhnya aku mencintaimu, demi Allah sesungguhnya aku mencintaimu. Lalu beliau berkata: Saya mendorong Anda, wahai Mu'adz untuk tidak pernah berhenti mengatakan di akhir setiap doa: Ya Allah, tolonglah aku untuk mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah kepada-Mu dengan sebaik-baiknya (HR Abu Daud).

Ulangi doa ini dari lubuk hati Anda di akhir setiap doa (setelah tasyahud terakhir dan sebelum salam yang mengakhiri doa) mencari bantuan Allah SWT dan menjadikan syukur sebagai kebiasaan seumur hidup. Gunakan catatan di dinding tempat Anda berdoa untuk mengingatkan diri Anda sendiri untuk menjadikan ini sebagai amal yang berkelanjutan.

Cobalah mengajarkan sunah ini (sedekah jariyah) kepada setidaknya 10 orang lainnya. Allah SWT akan membalas Anda karena menghidupkan kembali sunnah dan Dia akan membantu Anda dalam dzikir, syukur, dan ibadah. Dan selalu ingat untuk mengatakan alhamdulilah untuk semuanya. [yy/Laeny Sulistyawati/republika]