15 Jumadil-Awwal 1444  |  Jumat 09 Desember 2022

basmalah.png

Memperbanyak Amalan yang Disukai Allah SWT

Memperbanyak Amalan yang Disukai Allah SWT

Fiqhislam.com - Begitu banyak amalan ibadah dalam Islam yang dianjurkan kepada umat Muslim. Namun ada amalan yang istimewa karena mudah dilakukan baik dalam kondisi dan waktu apapun.

Dilansir di Masrawy, Pendakwah Islam Dr. Amr Khaled menjelaskan bahwa dalam semua amalan ibadah, Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa memanjatkan doa. Dan Allah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk menunaikan zakat, pergi haji dan umrah, akan tetapi tak satu pun dari ibadah-ibadah ini harus dikerjakan dengan sebanyak-banyaknya.

Khaled menjabarkan bahwa berdzikir dan mengingat Allah adalah satu-satunya ibadah yang Allah perintahkan kepada hamba-Nya dengan sebanyak-banyaknya. Berzikir merupakan suatu amalan ibadah yang perlu dilakukan sesering mungkin.

Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Alquran Surah Al-Ahzab penggalan ayat 35, “Wadzzakiriinallaha katsiran wadzzaakiraati a’addullahu lahum maghfiratan wa ajran azhiman,”. Yang artinya, “Dan laki-laki serta perempuan yang banyak menyebut (asma/berzikir) Allah, maka Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar,”.

Dan di dalam Surah Thaha ayat 33-34, Allah berfirman, “Kay nusabbihuka katsiran, wa nadzkuruka katsiran,”. Yang artinya, “Supaya kami banyak bertasbih kepada Engkau. Dan banyak mengingat Engkau,”.

Dia juga menambahkan, apabila seseorang telah melakukan dosa besar, atau merasa benci dengan diri sendiri, bingung membedakan mana kebenaran dan kebatilan di dalam diri, maka sebaiknya dia segera berdzikir selama 20 menit. Sebab dengan berzikir, kata dia, alam bawah sadar seseorang akan bertindak secara otomatis mengingat Allah tanpa seseorang itu perlu berusaha lebih keras.

Khaled juga menjelaskan bahwa berdzikir merupakan amalan ibadah yang sangat mudah dilakukan. Ibadah ini tidak mengharuskan pelakunya mengambil wudhu terlebih dahulu, sehingga inilah ibadah yang sangat mudah untuk dikerjakan dalam kondisi dan waktu kapanpun. [yy/Imas Damayanti/ihram]