11 Muharram 1444  |  Selasa 09 Agustus 2022

basmalah.png

Nama-nama Allah yang Menunjukkan Sifat Allah yang Mahaadil

Nama-nama Allah yang Menunjukkan Sifat Allah yang Mahaadil

Fiqhislam.com - Saat berdoa kepada Allah dianjurkan memuji dan memanggil-Nya dengan nama-nama terbaik-Nya. Termasuk menggunakan nama-nama-Nya ketika hendak meminta pertolongan

Allah adalah Tuhan Yang Maha Adil dan di antara nama-nama-Nya yang paling indah adalah Al Hakam, Hakim, dan Al Adl, Yang Secara Inheren dan Benar-Benar Adil.

Dilansir dari About Islam, berikut ini penjelasan mengenai kelima nama-nama Allah.

1. Al Hakam, Sang Hakim

Al-Hakam, mengacu pada besarnya kekuasaan Allah untuk menghakimi dan mengadili dengan keadilan yang sempurna. Allah pula yang membuat beberapa perbuatan halal dan haram, Dia memberi petunjuk dan memberlakukan larangan. Allah memiliki kekuasaan legislatif penuh dan tidak ada yang bisa menggulingkan keputusan-Nya.

"Apakah aku akan mencari hakim selain Allah padahal Dialah yang telah menurunkan kepadamu Kitab yang dijelaskan secara rinci?." (QS. Al-An'aam: 114 )

Apa yang Allah undang tidak membebani atau tidak adil; Aturan-aturan-Nya yang sempurna melindungi semua orang, baik yang beriman maupun yang tidak beriman. Hakim itu bijaksana, keputusan-Nya memberikan keadilan. Dalam Hikmah-Nya Al Hakam telah menetapkan seseorang tidak harus menanggung dosa orang lain. Selain itu, seseorang tidak pernah dihukum lebih dari yang pantas dia terima, dan dia juga tidak kehilangan manfaat dari perbuatan baiknya.

"Barang siapa membawa kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipat darinya; Dan barang siapa yang membawa kejelekan, maka hanya mendapat balasan yang serupa dengannya, dan mereka tidak dianiaya." (QS. Al-An'aam: 160 )

2. Al Adl, Yang Inheren dan Benar-Benar Adil

Al Adl menyiratkan keadilan dan kesetaraan dalam segala hal yang dikatakan atau dilakukan seseorang. Ini mencakup komentar yang kita buat, penilaian yang kita berikan, cara kita menangani tanggung jawab dan kewajiban kita, dan cara kita berurusan dengan setiap dan semua orang.

Dalam Islam kita diajarkan bahwa seluruh alam semesta dibangun atas dasar keseimbangan yang harmonis. Dengan demikian, penegakan keadilan dan kesetaraan dalam masyarakat manusia selaras dengan apa yang telah ditetapkan Tuhan di alam semesta.

Al Adl adalah Dzat yang berhak membuat semua keputusan yang Dia buat. Dia adalah perwujudan keadilan. Al Adl, Yang Adil, adil, dan Dia tidak memihak.

"Kami mengutus rasul-rasul kami dengan tanda-tanda yang jelas dan kami turunkan bersama mereka Kitab dan Neraca, agar orang-orang dapat berdiri dalam keadilan." (QS. Al-Hadiid: 25 )

Tuhan mengharapkan kita untuk meniru Keadilan-Nya dan selama waktu di mana kita dipanggil untuk membuat penilaian, kita harus memanggil-Nya dengan nama yang membela keadilan, Al Adl dan Al Hakam.

3. Al-Fattah

Sementara Al Fattah adalah Pembuka, Dzat yang membuka semua pintu rahmat, keuntungan dan rezeki, nama ini juga menyiratkan Dzat yang menghakimi di antara manusia dengan keadilan yang sempurna. Tuhan adalah Pribadi yang menggunakan penilaian-Nya yang paling sempurna untuk memutuskan apa yang akan dibukakan.

4. Al Muqsit

Yang Adil. Tuhan itu adil dan tidak memihak. Dialah yang membela kaum tertindas dan membantu mereka menghadapi penindas mereka. Dikatakan bahwa Al Muqsit adalah Dzat yang menyadarkan orang-orang yang melakukan pelanggaran.

“ … mereka yang memiliki andil terbesar dalam nama ini adalah mereka yang pertama-tama bersikeras pada keadilan dari diri mereka sendiri untuk orang lain, … tetapi lebih dulu menuntutnya dari orang lain untuk diri mereka sendiri.”

5. Ad Dayyan

Secara bahasa, dayyan berarti menghakimi. Ad Dayyan adalah Dia yang menilai perbuatan kita dan memberi penghargaan atau hukuman yang sesuai.

“Ad Dayyan-lah Yang Memperhitungkan dan Membalas. Dia yang membalas kebaikan dengan kebaikan dan kejahatan dengan kejahatan, dan Dia tidak akan pernah membiarkan pekerjaan siapa pun pria atau wanita hilang.” [yy/republika]