22 Rabiul-Akhir 1443  |  Sabtu 27 Nopember 2021

basmalah.png

Apakah Melantunkan Adzan Terhitung Sebagai Amal Jariyah?

Apakah Melantunkan Adzan Terhitung Sebagai Amal Jariyah?

Fiqhislam.com - Sebuah diskusi dari Lembaga Fatwa Mesir, Dar ifta menjelaskan terkait amalan-amalan yang termasuk sebagai amal jariyah.

Salah satu pembahasan menarik adalah ketika seorang bertanya tentang adzan yang dinilai sebagai amal jariyah.

Dilansir dari Elbalad, Sekretaris Fatwa di Dar Iftaa, Syekh Owaida Utsman mengatakan adzan juga merupakan salah satu perbuatan yang terhitung sebagai amal jariyah.

"Ya, orang-orang akan berusaha menyebarkan kebaikan untuk bekal ketika meninggal, ini juga termasuk membaca Alquran, adzan atau dzikir yang suaranya terdengar dari waktu ke waktu hingga ke rumah,” jelasnya.

Nabi Muhammad Saw dalam berbagai riwayat memuji para muadzin (pengumandang adzan) yang mendapat berbagai keutamaan. Dalam sebuah sabdanya, Nabi Saw menjelaskan dosa-dosa muadzin diampuni sejauh jangkauan kumandang adzannya. Rasulullah Saw bersabda:

إن الله وملائكته يصلون على الصف المقدم والمؤذن يغفر له مد صوته ويصدقه من سمعه من رطب ويابس وله مثل أجر من صلى معه

Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat atas barisan terdepan, dan muadzin diberi ampunan sejauh suaranya serta dibenarkan oleh orang yang mendengarkannya, baik yang masih basah maupun yang sudah kering. Dan baginya pahala seperti pahala orang yang mengerjakan shalat dengannya.” (HR Nasa’i)

Selain itu, makhluk dan benda yang mendengar adzan akan menjadi saksi bagi muadzin di akhirat kelak. Semua makhluk, bahkan batu sekalipun akan menjadi saksi bagi muadzin.

لا يَسْمَعُ صَوْتَهُ جِنٌّ وَلا إِنْسٌ وَلا حَجَرٌ وَلا شَجَرٌ إِلا شَهِدَ لَهُ

Tidaklah adzan didengar jin, manusia, batu dan pohon kecuali mereka akan bersaksi untuknya.” (HR Abu Ya’la).

Keutamaan lain bagi para muadzin adalah didoakan ampunan oleh Rasulullah Saw:

الامام ضامن و المؤذن مؤتمن اللهم ارشد الائمة واغفر للمؤذني

Imam itu bertanggung jawab. Sementara muadzin menjadi kepercayaan umat manusia.Ya Allah, berilah petunjuk kepada para imam dan berilah ampunan kepada para muadzin." (HR Abu Dawud). [yy/republika]