22 Rabiul-Akhir 1443  |  Sabtu 27 Nopember 2021

basmalah.png

Karakteristik Seorang Ahlu Sunnah Wal Jama'ah

Karakteristik Seorang Ahlu Sunnah Wal Jama'ah

Fiqhislam.com - Aswaja merupakan kepanjangan dari Ahlu Sunnah Wal Jama'ah. Ahlu Sunnah artinya orang- orang yang menganut atau mengikuti sunnah nabi Muhammad SAW, dan Wal Jama'ah berarti mayoritas umat atau mayoritas sahabat Nabi Muhammad SAW. Jadi definisi untuk Ahlu Sunnah Wal Jama'ah sendiri yaitu orang orang yang mengikuti sunnah Nabi Muhammad dan mayoritas nabi Muhammad baik didalam syari'at maupun akidah dan tasawuf.

Pada dasarnya Ahlu Sunnah Wal Jama'ah adalah golongan pengikut setia ajaran Islam yang diajarkan dan dimalkan oleh Rasulullah. hal ini tercermin dari sifat- sifat mereka dalam kehidupan sehari- hari yaitu

1. Ahlu Sunnah selalu memelihara Jama'ah

golongan Ahlu Sunnah Wal Jama'ah bertugas untuk memelihara keutuhan umat islam. mereka menempuh jalan tersebut sesuai dengan syari'at Allah SWT

2. Bersikap Tasamuh

mereka tidak hanya menghargai perbedaan dan cinta damai terhadap sesama muslim, tetapi juga kepada non- muslim yang tidak berbuat zalim. Ahlu Sunnah senantiasa menghargai perbedaan dalam masalah mazhab fikih dan mazhab aqidah

3. bersikap Tawassuh

At- Tawasuh artinya ditengah-tengah, tidak ektrim kekiri maupun kekanan. sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Baqarah ayat 143 yang artinya "Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat islam) 'umat pertengahan' agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muahammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu,"

4. Tawazun atau Seimbang

Ahlu Sunnah Wal Jama'ah seimbang dalam segala hal, termasuk penggunan dalil aqli (berasal dari akal pikiran yang rasional) dan dalil naqli (bersumber dari Al-Qur'an dan hadist). hal ini sesuai firman Allah dalam surah Al Hadid ayat 25.

" sungguh, Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan bukti- bukti yang nyata dan kami turunkan bersama mereka kitab dan neraca (keadilan) agar manusia dapat berlaku adil. Dan Kami menciptakan besi yang mempunyai kekuatan, hebat dan banyak manfaat bagi manusia, dan agar Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasu-rasul-Nya walaupun Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat Maha Perkasa.

5. Ahlu Sunnah selalu Bersikap I'tidal

bersikap i'tidal artinya tegak lurus, senantiasa menegakkan kebenaran dan keadilan. inilah tugas manusia yang diperintahkan Allah SWT.

Ahlu Sunnah Wal Jama'ah bukanlah sebuah aliran baru dalam islam yang muncul sebagai reaksi dari berbagai aliran yang menyimpang dari ajaran islam. Ahlu Sunnah Wal Jama'ah merupakan islam murni sebagaimana yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad dan sesuai dengan apa yang telah digariskan dan diamalkan oleh para sahabatnya. [yy/republika]

Halimatus sakdiah