12 Muharram 1444  |  Rabu 10 Agustus 2022

basmalah.png

Bacakan Surah Yasin Saat Sakaratul Maut, Malaikat Datang Berbaris-baris

Bacakan Surah Yasin Saat Sakaratul Maut, Malaikat Datang Berbaris-baris

Fiqhislam.com - Baca Yasin (terdiri atas 83 ayat) adalah amalan yang cukup familiar bagi kalangan muslim di Indonesia. Banyak yang menjadikannya sebagai wirid di malam hari termasuk malam Jumat (sayyidul ayyam).

Dalam satu riwayat, surat ke-36 Al-Quran ini memiliki fadhillah besar meringankan orang yang sedang Sakaratul Maut jelang wafatnya. Untuk diketahui, Sakaratul Maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang. Demikian pesan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diriwayatkan Imam at-Tirmidzi.

Bahkan Hujattul Islam Imam Al-Ghazali mengatakan: "Demi Allah, sekiranya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejap, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri."

Allah dengan sifat pengasih-Nya menjadikan Surat Yasin sebagai amalan untuk menolong orang yang Sakaratul Maut. Sebagaimana disebutkan dalam Hadis berikut dari Ma'qol bin Yasar:

اِقْرَءُوْا عَلَى مَوْتاَكُمْ يس

"Bacalah untuk orang mati di antara kamu Surat Yasin". (Hadis sahih riwayat Ibnu Hibban No 3064, Abu Dawud No 2714, Ibnu Majah No 1438, Ahmad No 19416, 19427, an-Nasa'i No 10913, Al-Hakim No 2028, Ath-Thobroni No 16904, Al-Baihaqi No2356, 8930)

Dahsyatnya Surat Yasin

Ulama kharismatik asal Mesir Syekh Muhammad Mutawalli Asy-Sya'rawi (1911-1998) mengungkap keutamaan Surat Yasin bagi orang yang sedang Sakaratul Maut. Dalam satu kajiannya, beliau menyebutkan bahwa Surat Yasin yang dibaca di depan orang yang jelang wafatnya dapat mengundang kedatangan para Malaikat.

"Orang yang terbaring sakit (jelang wafat) yang dibacakan Surat Yasin di sisinya, barisan para Malaikat berarak-arak datang. Tiap satu hurufnya 10.000 Malaikat dan setia menungguinya," ungkap Syekh Sya'rawi.

Kemudian, para Malaikat pun tidak meninggalkannya sampai ia tutup usia lalu menyaksikan saat ia dimandikan. Kemudian menyaksikan saat prosesi pemakamannya. Menyaksikan saat disholatkan bahkan sampai ia dikebumikan.

Ada juga riwayat lain, terang Syekh Sya'rawi, menyatakan: "Ketika ada orang yang sakit dibacakan Surat Yasin atau yang sakit sendiri membacanya maka Malaikat Jibril 'alaihissalam datang membawakan segelas air lalu meminumkannya. Dari meminum air itu maka tidak akan pernah sama sekali merasakan kehausan setelahnya. Bahkan tak perlu telaganya para Nabi."

Mempermudah Keluarnya Ruh

Surat Yasin dapat memudahkan keluarnya ruh saat Sakaratul Maut. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bacakanlah Surat Yasin atas orang yang hampir mati di antara kamu." (Riwayat Abu Dawud dan Nasa'i). Hadis ini sahih menurut Ibnu Hibban. (Bulughul Maram karya Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani).

"Telah menceritakan kepada kami, Abu Mughiroh, telah menceritakan kepada kami Sofwan, telah menceritakan kepadaku para guru sesungguhnya mereka menghadiri Ghudaif bin Al Harits Ats-Tsumali ketika sekarat maka berkatalah: 'Siapa seorang di antara kalian yang mau membaca Yasin? -lalu Sofwan (periwayat hadits) berkata-: maka Soleh bin Syurekh As-Sakuni membaca Surat Yasin tersebut. Dan ketika bacaannya sampai ke Ayat 40, ternyata Ghudaif meninggal dunia.

Sofwan berkata: Bahwasannya para guru mereka berkata, apabila dibacakan Yasin di sisi orang mati maka diringankan (pencabutan nyawa) darinya berkat bacaan Yasin tersebut. Berkata Sofwan: Dan Isa bin Mu'tamir telah membaca Yasin di sisi Ibnu Ma'bad". (HR Ahmad/16355)

Ibnul Qayyim mengatakan, "Dikhususkannya Yasin karena di dalamnya terkandung ajaran tauhid, tempat kembali, berita gembira tentang surga untuk ahli tauhid dan kegembiraan orang yang meninggal di atas tauhid karena firman-Nya: "Seandainya kaumku mengetahui..." (At-Taysiir 1/390). [yy/Rusman H Siregar/sindonews]