22 Rabiul-Awal 1443  |  Kamis 28 Oktober 2021

basmalah.png

Siapakah yang Pertama Memeluk Islam Mengikuti Nabi Saw?

Siapakah yang Pertama Memeluk Islam Mengikuti Nabi Saw?

Fiqhislam.com - Umat muslim jangan sekali-kali melupakan sejarah peradaban Islam dimulai dari turunnya wahyu pertama. Bagaimana Islam berkembang dan siapa saja orang yang pertama masuk Islam patut untuk diketahui.

Lalu, siapakah orang pertama yang masuk Islam? Mari kita simak penjelasan Dai lulusan Sastra Arab Universitas Indonesia, Ustaz Farid Nu'man Hasan berikut.

Siapakah yang pertama kali masuk Islam, sebagian mengatakan Abu Bakar radhiyallahu 'anhu, yang lain mengatakan Ali, ada pula Sayyidah Khadijah karena beliau orang pertama yang mengakui kenabian Baginda Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam setelah turunnya surat (wahyu) pertama, Al-'Alaq di Gua Hira.

Imam Ath-Thabari mengatakan dalam Tarikh-nya (2/210):

اختلف السلف فيمن اتبع رسول الله صلى الله عليه وسلم وآمن به وصدقه.
بعد زوجته خديجة، فقال بعضهم كان أول ذكر آمن برسول الله صلى الله عليه وسلم علي بن أبي طالب عليه السلام.

"Para salaf berbeda pendapat tentang siapakah yang mengikuti Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan mengimaninya dan mempercayainya setelah istri Beliau, Khadijah. Sebagian mereka mengatakan yang pertama kali mengimani Rasulullah adalah Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu."

Sementara dinukil dari Al-Waqidi, katanya: "Sahabat-sahabat kami telah sepakat bahwa Ahlul Kiblat yang pertama kali menyambut dakwah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah Khadijah, lalu kami berselisih pendapat terhadap tiga orang; Abu bakar, Ali, dan Zaid bin Haritsah, siapakah di antara mereka yang awal masuk Islam." (Ibid, 2/215)

Imam At-Tirmidzi mengatakan: "Ulama telah berselisih pendapat tentang hal ini. Sebagian mereka mengatakan yang pertama masuk Islam adalah Abu Bakar, sebagian lain mengatakan yang pertama masuk Islam adalah Ali." (Sunan At Tirmidzi No. 3734)

Diriwayatkan, bahwa Abu Bakar adalah orang pertama yang masuk Islam. Dari Abu Said Al Khudri, bahwa Abu Bakar berkata: "Bukankah aku manusia yang paling berhak terhadapnya? -Yaitu khilafah-, Bukankah aku yang pertama masuk Islam? Bukankah aku yang melakukan ini dan itu?" (HR. At Tirmidzi No. 3667, katanya: gharib)

Dalam riwayat lain: "Telah bercerita kepada kami Abu Bakar, katanya: bercerita kepada kami Waki’ bin Al Jarrah, katanya: bercerita kepada kami Syu’bah, dari Amru bin Murrah, katanya: saya mendatangi Ibrahim dan saya tanyakan kepadanya, dia berkata: "Yang pertama masuk Islam adalah Abu Bakar." (Al Mushannaf Ibnu Abi Syaibah, 8/447)

Bahkan sebagian mengatakan bahwa telah menjadi ijma’ (kesepakatan) bahwa Abu Bakar-lah yang pertama kali masuk Islam. (Tarikhul Khulafa’, hal. 31)

Riwayat lain menyebutkan bahwa Ali radhiyallahu 'anhu sebagai orang pertama yang masuk Islam. Bercerita kepada kami Abu Bakar, Tanya: bercerita kepada kami Syubabah, katanya: bercerita kepada kami Syu’bah dari Amru bin Murrah, dari Abu Hurairah dari Abu Hamzah Maula Al Anshar, dari Zaid bin Arqam, katanya: "Yang pertama masuk Islam bersama Nabi shallalllahu 'alaihi wasallam adalah Ali." (Al Mushannaf Ibnu Abi Syaibah, 8/449)

Dalam riwayat lain: "Bercerita kepada kami Abdullah bin Idris dari Abu Malik Al Asyja’i, dari Salim: "Saya bertanya kepada Ibnu Al Hanafiyah, apakah Abu Bakar orang pertama yang masuk Islam?" Dia menjawab: "Bukan." Saya bertanya: "Lalu kenapa manusia lebih meninggikan dan mendahului Abu Bakar sampai-sampai tidaklah disebut seorang pun selain Abu Bakar?" Beliau menjawab: "Karena dia manusia paling utama di antara mereka keislamannya, sejak dia masuk Islam sampai dia berjumpa dengan Rabbnya." (Ibid. Tarikh Dimasyqi, 30/45)

Sementara itu, Ibrahim An-Nakha'i telah mengingkari apa yang dikatakan oleh Zaid bin Arqam. Katanya: "Yang pertama kali masuk Islam adalah Ali." Amu bin Hamzah berkata: "Lalu saya datangi Ibrahim An Nakha’i lalu dia mengingkarinya, dan berkata: "Yang pertama masuk Islam adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq. " (Lihat Sunan At Tirmidzi No. 3735, katanya: hasan shahih).

Sebaliknya diriwayatkan dari Muhammad bin Sa’ad bin Abi Al Waqqash, dia bertanya kepada ayahnya (Sa’ad bin Abi Al Waqash): "Apakah Abu Bakar adalah orang pertama yang masuk Islam di antara kalian?" Dia menjawab: "Tidak, tetapi sebelumnya sudah ada lebih dari lima orang yang masuk Islam, namun Abu Bakar memang yang terbaik keislamannya di antara kita." (Tarikh Dimasyqi, 30/45. Imam As Suyuthi mengatakan: sanadnya jayyid. Tarikhul Khulafa’ Hal. 31)

Kesimpulan
Lalu manakah yang benar? Para ulama telah melakukan berbagai upaya untuk menemukan solusi atas berbagai perbedaan riwayat shahih ini. Di antaranya apa yang dikatakan oleh Imam Ibnu Katsir rahimahullah:

فكان أول من بادر إلى التصديق من الرجال الاحرار أبو بكر الصديق، ومن
الغلمان علي بن أبي طالب، ومن النساء خديجة بنت خويلد زوجته عليه السلام، ومن الموالي مولاه زيد بن حارثه الكلبي رضي الله عنهم وأرضاهم

"Maka, yang pertama kali bersegera membenarkan (dakwah Rasulullah) dari kalangan laki-laki dewasa merdeka adalah Abu Bakar Ash-Shiddq, dari kalangan anak-anak adalah Ali bin Abi Thalib, dari kalangan wanita adalah istrinya, Sayyidah Khadijah binti Khuwailid, dan dari kalangan budak adalah pelayannya Zaid bin Haritsah Al-Kalbi, semoga Allah meridhai mereka." (Al Bidayah wan Nihayah, 3/25)

Imam As-Suyuthi rahimahullah mengatakan: "Penggabungan dari semua pendapat ini adalah: bahwa Abu Bakar merupakan yang pertama masuk Islam dari kalangan laki-laki dewasa, dan Ali adalah yang pertama masuk Islam dari kalangan anak-anak. Dan Khadijah adalah yang pertama masuk Islam dari kalangan wanita. Orang pertama yang menyebutkan penggabungan ini adalah Imam Abu Hanifah Rahimahullah, ini telah diriwayatkan darinya." (Tarikhul Khulafa, Hal 31)

Imam At-Tirmidzi rahimahullah mengatakan dalam Sunannya:

وقال بعض أهل العلم أول من أسلم من الرجال أبو بكر الصديق، وأسلم علي وهو غلامٌ ابن ثمان سنين، وأول من أسلم من النساء خديجة

"Sebagian ulama mengatakan bahwa yang pertama masuk Islam dari kalangan laki-laki dewasa adalah Abu Bakar dan Ali masuk Islam saat anak-anak berusia delapan tahun, dan yang pertama masuk Islam dari kalangan wanita adalah Khadijah." (Lihat Sunan At Tirmidzi No. 3734). Wallahu A'lam. [yy/Rusman H Siregar/sindonews]