19 Safar 1443  |  Senin 27 September 2021

basmalah.png

Apa Makna Sunnah dalam Istilah Ahlussunnah wal Jamaah?

Apa Makna Sunnah dalam Istilah Ahlussunnah wal Jamaah?

Fiqhislam.com - Di dalam kalangan umat Islam dikenal istilah ahlussunnah wal jamaah atau aswaja. Aswaja juga kerap kali dikaitkan dengan sunnah Rasulullah. Sebenarnya apa itu aswaja atau ahlussunnah wal jamaah?

Menurut buku yang bertajuk Pendidikan Islam Risalah Ahlussunnah Wal Jama'ah An-Nahdliyah Kajian Tradisi Islam Nusantara karya Subaidi, terminologi ahlussunnah wal jamaah tersusun dari tiga kata dasar dalam bahasa Arab. Tiga kata itu di antaranya:

1. Ahlun, artinya keluarga, golongan atau pengikut, dan komunitas;

2. Sunnah, artinya segala sesuatu yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Artinya kata sunnah dalam aswaja berarti semua yang datang dari Nabi Muhammad SAW baik berupa perbuatan, ucapan, maupun pengakuan Nabi Muhammad SAW;

3. Al Jama'ah, artinya apa yang telah disepakati oleh para sahabat Rasulullah SAW pada masa khulafaur rasyidin yakni, Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.

Berdasarkan penjelasan kata penyusun di atas, istilah ahlussunnah wal jamaah memang erat kaitannya dengan sunnah Rasulullah SAW. Masih melansir dari buku yang sama, arti sunnah menurut istilah adalah suatu nama untuk cara yang diridhai dalam agama dan dikerjakan oleh Rasulullah SAW atau kalangan sahabat Rasulullah SAW.

Hal ini dilandasi dari salah satu hadits, Rasulullah SAW bersabda:

فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِى وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ عَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ

"Ikutilah sunnah teguhlah dengan sunnahku dan sunnah khulafa'ur rosyidin yang mendapatkan petunjuk (dalam ilmu dan amal). Pegang teguhlah sunnah tersebut dengan gigi geraham kalian," (HR. Abu Daud).

Mujtahid Imam Hambali juga ikut berpendapat bahwa kata sunnah dalam istilah aswaja berarti segala sesuatu yang diperbuat, disabdakan, dan ditetapkan oleh Rasulullah SAW. Sementara itu, jama'ah adalah ketentuan agama yang telah disepakati (ijma') para sahabat Rasulullah SAW pada zaman khulafaur rasyidin.

Adapun ahlussunnah wal jamaah adalah komunitas atau sekelompok orang-orang yang selalu berpedoman pada sunnah Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya, baik secara aspek akidah, agama, amal-amal lahirian, ataupun akhlak hati.

Untuk secara spesifiknya, paham ahlussunnah wal jamaah yang berkembang di Jawa adalah mereka yang pemahaman fikihnya mengikuti ajaran-ajaran salah satu empat mazhab. Salah satunya adalah Imam Syafi'i. Kemudian dalam hal akidah dan teologi mengikuti ajaran Imam Abu Al Hasan Al Asy'ari dan Imam Mansur Al Maturidi.

Sementara itu, pemahaman tasawuf bagi paham ahlussunnah wal jamaah mengikuti ajaran Imam Al Ghazali dan Imam Al Junaidi Al Baghdadi.

Bisa dipahami pula bahwa ahlussunnah wal jamaah bukanlah suatu aliran baru. Melainkan agama Islam yang sesuai dengan ajaran sunnah Nabi Muhammad berikut amalan yang dikerjakan oleh sahabatnya. [yy/news.detik]