19 Safar 1443  |  Senin 27 September 2021

basmalah.png

Dua Jenis Rezeki dalam Islam yang Diberikan Allah SWT

Dua Jenis Rezeki dalam Islam yang Diberikan Allah SWT

Fiqhislam.com - Rezeki setiap makhluk telah dijamin oleh Allah SWT. Dalam QS Hud ayat 6 dijelaskan, Allah SWT telah menjamin rezeki tiap makhluknya

وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۗ كُلٌّ فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ - ٦

Wa mā min dābbatin fil-arḍi illā 'alallāhi rizquhā wa ya'lamu mustaqarrahā wa mustauda'ahā, kullun fī kitābim mubīn

"Dan tidak satupun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)."

Dalam Islam dikenal dua jenis rezeki yang diberikan Allah SWT, berikut penjelasannya:

A. Jenis rezeki menurut sifatnya

Berdasarkan sifatnya, ada dua jenis rezeki dalam islam yang diberikan Allah SWT. Sebagaimana dijelaskan Fakhrizal Idris dalam bukunya yang berjudul Rezeki: Mengungkap Makna, Meraih Rezeki dalam Perspektif Al Quran dan Al Hadits, sebagai berikut:

1. Rezeki yang Bersifat Maadi (materi)

Rezeki maadi adalah rezeki yang berupa materi. Seperti air hujan, buah-buahan, pekerjaan, harta dan semacamnya. Rezeki jenis ini diberikan kepada setiap manusia, baik orang mukmin maupun kafir.

2. Rezeki yang Bersifat Maknawi (non materi)

Rezeki maknawi adalah kebalikan dari rezeki maadi. Rezeki ini berbentuk rasa cinta dan kebahagiaan, iman dan qanaah, serta hal semacamnya. Rezeki jenis ini dikaruniakan kepada hamba yang dicintai-Nya.

B. Jenis rezeki menurut cara mendapatkannya

Dikutip dari buku 5 Sholat Pembangun Jiwa oleh Nasrudin Abd Rohim, ada dua jenis rezeki yang diberikan Allah SWT kepada manusia, sebagai berikut:

1. Rezeki Kasbi

Rezeki kasbi adalah rezeki yang diperoleh lewat jalur usaha dan kerja. Rezeki jenis ini tidak mensyaratkan kualitas keimanan penerimanya. Sehingga, tidak jarang dijumpai orang yang ingkar kepada Allah tetapi hidupnya sukses.

Dalam istilah lain, nikmat tersebut merupakan peringatan akan datangnya azab Allah SWT (murka Allah) atau disebut istidraj.

Selain sebagai hasil kerja, rezeki kasbi memang berasal dari sifat rahman atau pemberian Allah SWT. Sehingga, siapapun yang mau berusaha akan mendapatkannya.

2. Rezeki Wahbi

Rezeki wahbi adalah rezeki yang datangnya di luar prediksi manusia. Terkadang, tidak memerlukan jerih payah untuk mendapatkannya. Sebagai contoh, orang miskin bisa mendadak mendapatkan biaya haji tanpa disangka.

Disebutkan dalam buku tersebut, orang yang paling berpeluang mendapatkan rezeki jenis ini adalah mereka yang bertakwa. Kesuksesan orang yang bertakwa lebih ditentukan oleh kualitas keimanan daripada profesinya.

Manusia dan makhluk Allah SWT lainnya tak perlu khawatir tidak kebagian rezeki. Dalam sebuah hadits disebutkan, juga mengintai dan mencari manusia sebagaimana ajal.

"Rezeki senantiasa mencari manusia, sebagaimana ajal (kematian) yang juga senantiasa mencarinya." (HR Ibnu Abi Ashim). [yy/news.detik]