pustaka.png
basmalah.png.orig


12 Dzulqa'dah 1442  |  Selasa 22 Juni 2021

Hal yang Perlu Kita Ketahui tentang Malaikat

Hal yang Perlu Kita Ketahui tentang Malaikat

Fiqhislam.com - Percaya kepada malaikat merupakan rukun iman kedua. Malaikat tidak sama dengan manusia. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh malaikat. Misalnya, malaikat bisa mengambil bentuk manusia.

“Jadi, malaikat bisa datang dalam bentuk manusia. Dalam hubungan antara Nabi dengan Allah, perantaranya adalah malaikat. Terkadang Nabi yang ditingkatkan dimensinya sehingga sejajar dengan malaikat, tapi bisa jadi malaikat yang diturunkan sejajar dengan manusia karena dia baru bisa berhubungan jika sejajar,” kata Pendiri Pusat Studi Alquran (PSQ) Prof M. Qurasih Shihab dalam video bertajuk "Yang Wajib Diimani dari Malaikat" di kanal Youtube Quraish Shihab.

Sosok malaikat yang bisa berubah wujud menjadi manusia juga diperjelas dalam surat Maryam ayat 17:

فَاتَّخَذَتْ مِنْ دُوْنِهِمْ حِجَابًاۗ فَاَرْسَلْنَآ اِلَيْهَا رُوْحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا سَوِيًّا

Fattakhażat min dụnihim ḥijābā, fa arsalnā ilaihā rụḥanā fa tamaṡṡala lahā basyaran sawiyyā.

Lalu dia memasang tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami (Jibril) kepadanya, maka dia menampakkan diri di hadapannya dalam bentuk manusia yang sempurna.”

Selain itu, malaikat juga digambarkan sebagai sosok makhluk yang sangat indah. Allah berfirman dalam surat an-Najm ayat 6-7:

ذُوْ مِرَّةٍۗ فَاسْتَوٰىۙ

وَهُوَ بِالْاُفُقِ الْاَعْلٰىۗ

Zu mirrah, fastawā. Wa huwa bil-ufuqil-a’lā.

Yang mempunyai keteguhan; maka (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli (rupa yang bagus dan perkasa). Sedang dia berada di ufuk yang tinggi.

Quraish mengatakan malaikat tidak berjenis kelamin dan tidak makan dan minum. Dalam surat az-Zariyat dijelaskan kisah kedatangan malaikat Jibril ke rumah Nabi Ibrahim AS.

“Nabi Ibrahim AS mempunyai sifat yang ingin menghormati tamu. Dia sembunyi dari tamunya dan baru masuk ke rumahnya untuk mempersiapkan hidangan makanan. Saat memberikan makanan kepada tamunya, Nabi Ibrahim bertanya-tanya, kok tamunya tidak makan. Beberapa saat kemudian dia baru mengetahui tamunya itu malaikat,” ujar dia.

Quraish menambahkan malaikat juga makhluk yang tidak jemu beribadah. Namun, sebagian malaikat ibadahnya hanya satu macam.

Ada yang rukuk saja, sujud saja, atau tasbih saja. Dari situ ada cabang yang dikemukakan oleh sementara ulama.

“Kalau begitu malaikat tdk punya inisiatif. Sebab, ibadahnya cuma satu.”

Allah berfirman dalam surat at-Tahrim ayat 6:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

Yā ayyuhallażīna āmanụ qū anfusakum wa ahlīkum nāraw wa qụduhan-nāsu wal-ḥijāratu 'alaihā malā`ikatun gilāẓun syidādul lā ya'ṣụnallāha mā amarahum wa yaf'alụna mā yu`marụn.

Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

“Jadi yang dari akalnya, malaikat tidak dapat perintah selain itu dari Allah. Ini sama seperti komputer, sudah diprogram. Akan tetapi, pendapat ini tidak ada di Alquran, ini penafsiran, mau percaya silakan atau tidak silakan,” tambah dia

Terkait total jumlah malaikat, Quraish mengatakan tidak ada yang tahu kecuali Allah. Yang pasti, lebih banyak dari seluruh jumlah manusia. Karena paling tidak manusia memiliki dua malaikat, yakni Raqib dan Atid. Saat manusia itu meninggal, mereka berada di kuburan dan mendoakan.

Pernah disebutkan tentang jumlah malaikat dalam Alquran di surat al-Haqqah ayat 17:

وَّالْمَلَكُ عَلٰٓى اَرْجَاۤىِٕهَاۗ وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَىِٕذٍ ثَمٰنِيَةٌ ۗ

Wal-malaku 'alā arjā`ihā, wa yaḥmilu 'arsya rabbika fauqahum yauma`iżin ṡamāniyah.

Dan para malaikat berada di berbagai penjuru langit. Pada hari itu delapan malaikat menjunjung ‘Arsy (singgasana) Tuhanmu di atas (kepala) mereka.

“Namun arti delapan dalam ayat tersebut kita tidak ada yang tahu,” ucap dia. [yy/republika]