14 Dzulhijjah 1442  |  Sabtu 24 Juli 2021

basmalah.png

Arti Alhamdulillah dan Keutamaannya

Arti Alhamdulillah dan Keutamaannya

Fiqhislam.com - Bagi umat Islam, mengucap kata Alhamdulillah sepertinya sudah tak asing lagi. Apa sebenarnya arti kalimat tersebut?

Alhamdulillah (الْحَمْدُ للَّهِ) adalah kalimat tahmid yang artinya adalah segala puji bagi Allah SWT. Kalimat tahmid ini ternyata memiliki makna yang luas.

Ulama tafsir, Muhammad Quraish Shihab dalam Shihab & Shihab Edisi Ramadhan mengatakan, Alhamdulillah terdiri dari kata al, hamd, dan lillah. Kata al untuk menunjukkan makna semua, hamd itu berarti pujian, dan lillah itu tertuju pada Allah.

Alhamdulillah dapat diartikan sebagai segala puji bagi Allah. Quraish Shihab menjelaskan, kata Alhamdulillah juga dimaknai sebagai ungkapan syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

Semakin banyak seorang hamba bersyukur, maka makin banyak pula nikmat yang akan diberikan Allah SWT. Janji ini telah Allah SWT sampaikan dalam Al Quran surat Ibrahim ayat 7,

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ

Wa iż ta`ażżana rabbukum la`in syakartum la`azīdannakum wa la`ing kafartum inna 'ażābī lasyadīd

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih."

Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan, Alhamdulillah merupakan satu dari empat ucapan yang disenangi Allah SWT.

"Ucapan seorang hamba yang paling disenangi Allah adalah subhanallah, alhamdulillah, laa ilaha illallah, dan allahu akbar." (HR Bukhari dan Muslim)

Dikutip dari buku Akidah Akhlaq untuk kelas II MI yang ditulis Ahmad Kusaeri, pahala mengucapkan kalimat hamdalah (Alhamdulillah) sangat besar. Ucapan ini merupakan ungkapan terima kasih kepada Allah SWT.

Berikut keutamaan mengucapkan Alhamdulillah:

1. Mendapatkan kenikmatan dari Allah SWT

Kenikmatan yang dimaksudkan di antaranya seperti sembuh dari sakit dan terhindar dari kecelakaan. Kenikmatan ini biasa diperoleh melalui perantara manusia. Namun demikian, semua itu terjadi atas izin Allah SWT.

2. Allah SWT akan menambah rezeki dan kenikmatan pada hamba-Nya

Allah SWT akan menambah rezeki dan kenikmatan bagi hambaNya yang senantiasa bersyukur kepadaNya. Janji ini termaktub dengan jelas dalam QS Ibrahim ayat 7.

3. Hati merasa tenang

Hati akan menjadi tenang karena selalu mengingat Allah SWT baik dalam keadaan lapang maupun sempit. Sebaliknya, orang yang tidak pandai bersyukur maka hatinya akan tidak tenang, rasa khawatir akan selalu menghantuinya.

4. Mendapat pahala dari Allah SWT

Mengucapkan hamdallah sama halnya dengan berdzikir. Dzikir merupakan salah satu amal yang diperintahkan Allah dan rasulNya. Allah SWT berfirman dalam QS Al Baqarah ayat 152 sebagai berikut:

فَٱذْكُرُونِىٓ أَذْكُرْكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لِى وَلَا تَكْفُرُونِ

Fażkurụnī ażkurkum wasykurụ lī wa lā takfurụn

"Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku."

Sahabat hikmah, begitu banyak nikmat yang diberikan Allah SWT. Karena itu sudah sepatutnya kita bersyukur dan mengucapkan Alhamdulillah. [yy/news.detik]