3 Rabiul-Awwal 1444  |  Kamis 29 September 2022

basmalah.png

Memelihara Shalat di Shaf Pertama

Memelihara Shalat di Shaf Pertama

Fiqhislam.com - Shalat adalah kewajiban yang paling utama bagi kaum mukmin. Sebagaimana kita ketahui bahwasanya yang menjadi pertanyaan pertama di akhir zaman kelak ialah shalat. Ya, shalat lima waktu harus mampu untuk dikerjakan. Jangan sampai kita meninggalkannya hanya karena kepentingan dunia.

Kita melaksanakan shalat, jangan hanya sekedar untuk menggugurkan kewajiban saja. Melainkan harus ada rasa yakin dan keteguhan iman yang kuat dalam menjalakannya. Sebab, shalat bukan hanya semata-mata ritual saja, tapi ada unsur kedekatan yang paling berharga di dalamnya antara kita dengan Allah SWT. Maka dari itu, alangkah lebih baik jika shalat dilakukan secara berjamaah dan segera menunaikannya hingga menempati shaf pertama.

Kita dapat memperpanjang usia dan menambah kebajikan dengan cara melaksanakan shalat di shaf pertama. Berdasarkan penuturan Al-Irbadh bin Sariyah, “Rasulullah SAW memohonkan ampunan untuk shaf terdepan sebanyak tiga kali, dan untuk shaf kedua hanya sekali,” (HR. An-Nasa’i dan Ibnu Majah [Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan Ibni Majah no.996]).

Dan berdasarkan sabdanya, “Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bershalawat atas (orang-orang yang berada di) shaf pertama,” (HR. Ahmad, dengan sanad yang jayyid).

yy/islampos
Sumber: 31 Tuntunan Hidup Berkah & Panjang Umur ‘ala Nabi SAW
Karya: Amir bin Muhammad al-Mudari/Penerbit: Pustaka Ibnu ‘Umar