29 Dzulqa'dah 1443  |  Rabu 29 Juni 2022

basmalah.png

Para Wali adalah Manusia Unggul pada Generasinya

Para Wali adalah Manusia Unggul pada Generasinya

Fiqhislam.com - Di antara keistimewaan para wali adalah mereka dijadikan orang-orang yang sabiqun yaitu orang-orang terdepan dalam kebajikan. Para wali menjadi manusia unggul pada setiap generasinya.

Sebagaimana dijelaskan Abu Nu’aim al Asfahani dalam kitabnya Hilyatul Auliya wa Thabaqat Al Asfiya bahwa di antara keistimewaan para wali Allah adalah mereka unggul dari setiap orang pada generasinya. Para wali senantiasa mendapatkan pertolongan Allah sebab keikhlasan mereka.

Keterangan ini juga didukung dengan hadits berbunyi:

حدثنا عبدالله بن جعفر، حدثنا اسماعيل بن عبدالله، حدثنا سعيدبن ابى مريم، حدثنا يحيى بن ايوب، عن ابن عجلان، عن عياض بن عبدالله، عن عبدالله بن عمر و، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال؛ لكل قرن من امتي سابقون.

Abdullah bin Ja'far menceritakan kepada kami, Ismail bin Abdullah menceritakan kepada kami, Said bin Abu Maryam menceritakan kepada kami, Yahya bin Ayyub menceritakan kepada kami, dari Abu Ajlan, dari Iyadh bin Abdullah, dari Abdullah bin Umar, dari Nabi SAW, beliau bersabda; "Setiap generasi dari umatku memiliki sabiqun (orang-orang terdepan dalam mengerjakan kebajikan)".

Para wali akan selalu ada pada setiap generasi umat Rasulullah. Ketika satu diantara para wali itu meninggal dunia, maka Allah akan menggantikan kedudukannya dengan wali lainnya.

Sebagaimana keterangan hadits:

حدثنا سليمان بن احمد حدثنا محمد بن الخزر الطبراني حدثنا سعيد بن ابي زيد حدثنا عبدالله بن هارون الصوري حدثنا الاوزاعي ،عن الزهري عن نافع عن ابن عمر رضي الله تعالى عنهما، قال؛ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم؛ خيار امتي في كل قرن خمسماءة ، والابدال اربعون، فلاالخمسماءة ينقصون ولاالاربعون، كلما مات رجل ابدل الله عزوجل من اخمسماءة مكانه، وادخل منالاربعين مكانهم، قالوا : يا رسول الله دلنا على اعمالهم ، قال؛ يعفون عمن ظلمهم، ويحسنون الى من اساء اليهم، ويتواسون فيما اتاهم الله عز وجل.

Sulaiman bin Ahmad menceritakan kepada kami, Muhammad bin Khazar ath Thabrani menceritakan kepada kami, Said bin Abu Zaid menceritakan kepada kami, Abdullah bin Harun ash Shuri menceritakan kepada kami, Al Auzai menceritakan kepada kami, dari az Zuhri, dari Nafi, dari Ibnu Umar, dia berkata, Rasulullah bersabda; "Yang terbaik di antara umatku itu ada lima ratus di setiap generasi. Wali-wali Abdal berjumlah empat puluh. Jumlah lima ratus itu tidak berkurang, dan tidak pula empat puluh. Setiap kali seseorang mati, maka Allah menggantinya dari yang lima ratus itu, dan memasukkan seseorang dari empat puluh itu kepada tempat mereka. Para sahabat bertanya; Ya Rasulullah tunjukkan kepada kami amal-amal mereka. Beliau menjawab, mereka memaafkan orang yang menzalimi mereka, berbuat baik kepada orang yang berbuat buruk kepada mereka, dan saling menghibur dalam ujian yang diberikan Allah kepada mereka."

Pada redaksi hadits yang berbeda dijelaskan lantaran para wali itulah Allah menurunkan hujan, menyuburkan tumbuhan, dan menolak bala. Dijelaskan ketika para wali berdoa memohon hujan maka Allah menurunkan hujan, ketika memohon agar tumbuhan tumbuh subur maka Allah menyuburkan tumbuhan, ketika wali meminta agar dijauhkan bala maka Allah pun menjauhkan bala. [yy/republika]