fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


5 Ramadhan 1442  |  Sabtu 17 April 2021

2 Golongan Ahli Neraka Ini Tak Pernah Dilihat Rasulullah di Zamannya

2 Golongan Ahli Neraka Ini Tak Pernah Dilihat Rasulullah di Zamannya

Fiqhislam.com - Dua golongan ahli neraka ini tak pernah dilihat Rasulullah Saw di zamannya. Beliau mengatakan kedua golongan ini terjadi di akhir zaman.

Berikut pesan Nabi tentang dua golongan manusia yang akan mewarnai zamannya pada suatu masa mendatang.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا (رواه مسلم)

Dari Abu Hurairah berkata; Rasulullah Saw bersabda: "Ada dua golongan penduduk neraka yang keduanya belum pernah aku lihat. Yaitu (1) Kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi, yang dipergunakannya untuk memukul manusia. (2) Wanita-wanita yang berpakaian tetapi bertelanjang (terlalu minim, terlalu tipis, transparan, terlalu ketat, atau pakaian yang menggoda pria karena sebagian auratnya terbuka), berjalan dengan berlenggok-lenggok, mudah dirayu atau suka merayu, rambut mereka (dihias) bagaikan punuk unta. Wanita-wanita tersebut tidak dapat masuk surga, bahkan tidak dapat mencium bau surga. Padahal bau surga itu dapat tercium dari begini dan begini." (HR Muslim, Hadis No 3971).

Menurut Ustaz Rikza Maulan dilansir dari catatannya, maraknya 'kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi, yang dipergunakannya untuk memukul manusia'. Sebagian ulama berpendapat bahwa yang dimaksud dengan sabda Nabi adalah kiasan pada marak dan banyaknya aparat penegak hukum yang memiliki kuasa (diibaratkan memiliki cambuk seperti ekor sapi).

Mereka berlaku zalim dan sewenang-wenang terhadap rakyatnya. Yang salah dianggap benar dan dibela mati-matian, sementara orang-orang baik, benar, shaleh dan jujur dianggap salah serta didzalimi sedemikian rupa. Dalam riwayat lainnya juga disebutkan bahwa Rasulullah Saw bersabda: "Bila usiamu panjang, kamu akan melihat suatu kaum di tangan mereka menggenggam (cambuk) seperti ekor sapi, pagi harinya mereka berada dalam kemarahan Allah dan di sore harinya mereka berada dalam kemurkaan Allah." (HR. Muslim).

Aparat penegak hukum yang zalim seperti itu akan banyak dan marak di masa tersebut, dan setiap hari mereka berada dalam kebencian dan kemurkaan Allah karena kezaliman dan kesewenang-wenangannya terhadap manusia.

Kemudian, maraknya kaum wanita yang suka menggoda. Diibaratkan seolah mereka berpakaian namun pada hakekatnya mereka telanjang. Berpakaian namun membuka auratnya (mini, ketat, transparan, genit, memiliki model rambut yang menggoda, suka merayu dan senang dirayu). Sehingga zina marak dan merebak dimana-mana pada masa tersebut.

Dalam riwayat lainnya juga disebutkan bahwa Rasulullah Saw bersabda: "Di antara tanda-tanda hari kiamat adalah diangkatnya ilmu, merajalelanya kebodohan, banyaknya orang yang meminum minuman keras, dan zina dilakukan dengan terang-terangan." (HR. Muslim)

"Kondisi yang disabdakan Nabi dalam hadis di atas, rasanya memiliki banyak kesamaan dengan kondisi yang terjadi di zaman sekarang ini. Maraknya penegak hukum yang berlaku zalim dan sewenang- wenang (mereka berada dalam murka Allah) dan banyaknya wanita berpenampilan menggoda serta menebar zina (mereka tdk akan pernah mencium baunya surga)," kata Dai lulusan Al-Azhar Mesir itu.

Maka, terhadap hal tersebut hendaknya setiap muslim berupaya untuk senantiasa istiqamah di jalan Allah dengan berusaha berpegang teguh terhadap ajaran agama Islam. Sering mendatangi majelis-majelis ilmu, menghadiri pengajian, mendengar nasehat ulama, membaca dan mengamalkan Al-Qur'an dan selalu beroda memohon keselamatan dari Allah.

Mudah-mudahan Allah selamatkan kita dan seluruh keluarga kita dari segala macam bentuk fitnah, dan kita dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang selalu istiqamah di jalan-Nya. Amiiin Ya Rabbal Alamiin. Wallahu A'lam. [yy/sindonews]