fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


3 Ramadhan 1442  |  Kamis 15 April 2021

Hari yang Disukai Rasulullah Jika Berpergian

Hari yang Disukai Rasulullah Jika Berpergian

Fiqhislam.com - Siapapun senang berpergian, ke luar kota, ke daerah, bahkan ke luar negeri untuk berlibur atau urusan lainnya yang perlu diselesaikan.

Namun tahukah kita ternyata Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam (SAW) menyukai berpergian di hari tertentu?

Jawabannya adalah Rasulullah suka berpergian pada hari Kamis. Hal itu mengacu kepada sebuah hadis.

"Dari Ka'ab bin Malik Radhiyallahu Anhu, ia berkata, bahwasanya Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam keluar pada perang Tabuk di hari Kamis. Dan beliau memang senang keluar pada hari Kamis'." (HR. Al-Bukhari).

Maksud “Keluar pada perang Tabuk," yaitu beliau pergi bersama para sahabat menuju Perang Tabuk. Sedangkan "Senang keluar pada hari Kamis," adalah bepergian ke luar Madinah, bukan sekadar keluar dari rumah. Karena jelas beliau selalu keluar dari rumah setiap hari. Dan jika bepergian, Rasulullah SAW senang berangkat pada hari Kamis.

Setidaknya ada dua sebab kenapa beliau senang bepergian pada hari Kamis. Pertama, karena para malaikat melaporkan amal perbuatan manusia kepada Allah pada hari Kamis. Dan kedua biasanya beliau berpuasa pada hari Kamis. Sehingga kemungkinan beliau senang bepergian pada hari diangkatnya amal manusia kepada Allah dan hari di mana beliau biasa berpuasa sunnah.

Namun, sebab pastinya kenapa beliau lebih memilih hari Kamis untuk bepergian daripada hari-hari yang lain, tentu hanya Allah dan beliau sendiri saja yang tahu persis.

Dari buku "165 Kebiasaan Nabi" dikutip Selasa (24/11/2020) disebutkan Dr. Musthafa Said berkata, “Disukai keluar bepergian pada hari Kamis, baik itu pergi untuk berperang ataupun pergi untuk hal-hal yang lain. Dan, inilah kebiasaan Rasulullah SAW yang senang pergi pada hari Kamis, di mana sekiranya kita mencontoh beliau dalam hal ini, maka kita akan mendapatkan pahala dikarenakan kecintaan kita kepada sunnah.

Akan tetapi, jika kita senang bepergian pada hari apa saja yang kita suka atau pada hari yang kita anggap saat itu yang paling tepat untuk pergi, maka hal ini pun tidak mengapa.

Ka'ab bin Malik berkata: "Jarang sekali Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pergi kecuali pada hari Kamis." (HR. Al-Bukhari). [yy/okezone]

 

Tags: Safar