12 Safar 1443  |  Senin 20 September 2021

basmalah.png

Kehebatan Seseorang Bisa Diukur dari 3 Perkara

Kehebatan Seseorang Bisa Diukur dari 3 Perkara

Fiqhislam.com - Dalam Kitab Manaqib Imam Syafi'i karya Imam Al-Baihaqi, 2/188, disebutkan ada tiga perkara yang menjadi ukuran kehebatan dan kemuliaan ('izzah) seseorang. Barangsiapa yang dapat mengamalkannya insya Allah ia termasuk hamba yang diridhoi Allah Ta'ala.

Imam Syafi'i rahimahullah berkata: "Kehebatan seseorang terdapat pada tiga perkara". Ketiga perkara itu adalah:

كتمان الفقر:
حتى يظن الناس من عفتك أنك غني

1. Kemampuan menyembunyikan kemelaratan, sehingga orang lain menyangkamu berkecukupan karena kamu tidak pernah meminta.

وكتمان الغضب:
حتى يظن الناس أنك راض

2. Kemampuan menyembunyikan amarah, sehingga orang mengiramu merasa ridho.

وكتمان الشدة:
حتى يظن الناس أنك متنعم

3. Kemampuan menyembunyikan kesusahan, sehingga orang lain mengiramu selalu senang.

Ulama Asal Malaysia Al-Habib Ali Zainal Abidin dalam satu tausiyahnya pernah berkata bahwa resep bahagia itu ada dua, yaitu:
1. Senantiasa mensyukuri nikmat.
2. Merasa cukup dengan apa yang diberi Allah Ta'ala dan menerimanya dengan lapang dada.

Beliau juga mengemukakan 3 kunci agar bahagia dunia dan akhirat:
1. Meninggalkan ridho manusia dan mencari ridho Allah Ta'ala.
2. Meninggalkan teman-teman yang tidak baik dan mencari teman-teman yang saleh dan salehah.
3. Meninggalkan ambisi dan kecintaan terhadap dunia karena dapat membuat lalai kepada akhirat.

Menurut salafush shalihin (para ulama saleh terdahulu), syarat memperoleh bagian dari kemuliaan adalah keimanandan ketakwaan. Iman merupakan fondasi untuk menancapkan pilar-pilar takwa. Dan takwa itulah yang menjadi tangga pencapaian kemuliaan hidup di dunia dan di akhirat kelak. Wallahu A'lam [yy/sindonews]