12 Safar 1443  |  Senin 20 September 2021

basmalah.png

Perkataan yang Adil Termasuk Jihad

Perkataan yang Adil Termasuk Jihad

Fiqhislam.com - Perkataan yang adil atau ucapan yang benar terasuk jihad yang paling besar. Hal itu ditegaskan dalam buku Shahih Fadhail A’mal oleh Syaikh Ali bin Muhammad Al-Maghribi. Imam At-Tirmidi (2173), meriwayatkan : dari Abu Sa’id Al-Khudri, Rasulullah SAW bersabda :

“Sesungguhnya termasuk jihad yang paling besar adalah perkataan yang adil (ucapan yang benar) di hadapan penguasa yang zalim,” Shahih lighairihi.

HR Abu Daud (4344), dia menambahkan : “Atau Amir (penguasa) yang zalim” ini adalah tambahan mungkar.

Sementara Iam An-Nasa’I (7/161) meriwayatkan : dari Thariq bin Syihab, seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah SAW. Saat itu, beliau telah meletakkan kedua kakinya untuk menaiki unta, “Jihad apakah yang paling utama?” Beliau menjawab “Ucapan yang haq di depan penguasa yang zalim,” Sanadnya shahih – mursal shahabi.

HR Ahmad (4/315), hadits ini mursal shahabi karena Thariq bin Syihab pernah melihat Rasulullah SAW namun belum pernah mendengar hadits dari beliau, tetapi riwayat dikuatkan oleh hadits sebelumnya.

Kalimat yang haq dinilai sebagai jihad karena sangat sedikit orang yang selamat setelah menasihati penguasa zalim. Bisa juga karena sedikit orang yang meluruskan pelakunya. Sebaliknya, semua akan menyalahkannya, kemudian akan mengakibatkan kematiannya dengan cara yang paling sadis di kalangan mereka yaitu, meninggal tanpa peperangan tetapi terbunuh perlahan-lahan, dikutip dari Syarh An-Nasa’i. Wallahu a’lam. [yy/republika]

 


 

Tags: Jihad | Syahid | Syuhada | Lisan | Nasihat