fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


25 Ramadhan 1442  |  Jumat 07 Mei 2021

14 Bahaya Lisan yang Harus Diperhatikan

14 Bahaya Lisan yang Harus Diperhatikan

Fiqhislam.com - Imam Al Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumiddin menjelaskan ada 14 macam bahaya lidah yang harus diperhatikan manusia.

Pertama, perkataan yang tidak bermanfaat yang bisa membuat hati kasar.

Kedua, mereka yang banyak omong, maka ia banyak bohong.

Ketiga, omong kosong. Padahal ciri-ciri orang beriman adalah mereka yang senantiasa menghindarkan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak bermanfaat.

Sebagaimana dikutip dari Sindonews, Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

وَٱلَّذِينَ هُمْ عَنِ ٱللَّغْوِ مُعْرِضُونَ

wallazina hum 'anil-lagwi mu'ridun

"Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna." (QS Al Mu'minun: 3)

Keempat, menyebabkan pertengkaran dan dendam kesumat.

Kelima, banyak bicara akan menimbulkan permusuhan antarkelompok dan golongan.

Keenam, mereka yang berbohong dengan mengaku sebagai pakar suatu bidang.

Ketujuh, ucapan yang mengandung hujatan dan cacian.

Kedelapan, ucapan yang mengutuk seseorang atau satu golongan.

Kesembilan, ungkapan syair atau nyanyian porno yang membangkitkan nafsu kebinatangan seseorang.

Kesepuluh, senda gurau dengan memperolok-olok orang lain. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ

"Seseorang dicap jelek jika ia merendahkan saudara Muslim yang lain. Sesama Muslim itu haram darah, harta, dan kehormatannya." (HR Muslim nomor 2564)

Kesebelas, mengejek orang lain. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُونُوا۟ خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَآءٌ مِّن نِّسَآءٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا۟ بِٱلْأَلْقَٰبِ ۖ بِئْسَ ٱلِٱسْمُ ٱلْفُسُوقُ بَعْدَ ٱلْإِيمَٰنِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim." (QS Al Hujurat: 11)

Keduabelas, membuka rahasia orang lain.

Ketigabelas, berjanji palsu.

Keempatbelas, bersumpah palsu. Semua itu akan merusak nilai-nilai amanah.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Waspadalah terhadap pembohong. Sebab pembohong dan orang-orang yang zalim sama-sama dalam neraka." (HR Ibnu Majah)

Seorang sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah: "Apa penyebab terbesar orang masuk neraka?" Nabi menjawab: "Karena lidah dan kemaluannya." (HR Tirmidzi).

Demikian rincian tentang bahasa lisan yang wajib dijaga kaum Muslimin. Semoga semua dapat mengendalikan diri dan terhindar dari keburukan ini. Amin. Wallahu a'lam bishawab. [yy/okezone]