<
pustaka.png
basmalah.png

Bolehkah Shalat Ketika Adzan Masih Berkumandang?

Bolehkah Shalat Ketika Adzan Masih Berkumandang?

Fiqhislam.com - Saat kita sedang sibuk dengan tuntutan pekerjaan terkadang kita melaksanakan shalat dengan terburu-buru. Bahkan, sebelum adzan selesai berkumandang kita langsung melaksanakan shalat.

Namun, bolehkah melaksanakan shalat ketika adzan masih berkumandang? Dalam hukum Islam dijelaskan masuknya waktu shalat fardhu ditandai dengan dikumandangkannya adzan. Karena itu, jika ada yang melaksanakan shalat ketika baru mendengar adzan hukumnya sah karena waktu shalat telah tiba.

Kendati demikian, umat Islam tetap dianjurkan melaksanakan shalat setelah adzan selesai dikumandangkan. Apalagi, pada saat mendengar adzan disunnahkan terlebih dahulu untuk menjawabnya, bukan langsung melaksanakan shalat.

Hal ini sebagaimana telah disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab al-Majmu ‘ala Syarh al-Muhazzab. Berikut penjelasannya: 

"Al-Atsram berkata, ‘Saya pernah mendengar Abu Abdillah ditanya tentang seseorang yang langsung melaksanakan shalat ketika mendengar adzan dan dia cepat-cepat rukuk. Maka dia (Abu Abdillah) menjawab; dianjurkan rukuknya setelah muadzin selesai adzan atau hampir selesai. Hal ini karena pernah dikatakan setan lari ketika mendengar adzan sehingga tidak layak cepat-cepat melaksanakan shalat. Jika seseorang masuk masjid dan mendengar muadzin, maka disunnahkan menunggu muadzin hingga selesai adzan dan melafalkan seperti apa yang dikatakan muadzin agar bisa mendapatkan dua keutamaan. Jika tidak mengucapkan seperti apa yang diucapkan muadzin dan langsung mulai shalat, maka tidak masalah. Ini ditegaskan oleh Imam Ahmad.’” [yy/republika]

 


 

Tags: Shalat | Adzan
top