fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


30 Ramadhan 1442  |  Rabu 12 Mei 2021

Tak Sempat Baca Surah Al-Fatihah Saat Shalat Jamaah

Tak Sempat Baca Surah Al-Fatihah Saat Shalat JamaahFiqhislam.com - Acap kali seseorang bisa bergabung shalat jamaah di tengah-tengah shalat dikerjakan. Namun, jamaah yang menyusul shalat berjamaah itu tidak sempat membaca surah al-Fatihah. Bagaimana hukumnya? 

Dikutip dari buku Islam Sehari-Hari karya KH Abdurrahman Nafis, penting digarisbawahi, yaitu di antara rukun shalat yang harus dilaksanakan dan tidak sah kalau ditinggalkan adalah membaca surah al-Fatihah. Sesuai sabda Rasulullah SAW, “Tidak sah shalat bagi orang yang tidak membaca Fatihah al-Kitab.” (HR Bukhari) 

Menurut Mazhab Syafii, membaca al-Fatihah wajib bagi orang shalat, baik sendiri maupun berjamaah, menjadi imam maupun menjadi makmum, shalat jahriyah (suara keras) maupun sirriyah (suara pelan). Namun, kalau  kondisi makmum terlambat dan tidak dapat mengikuti imam dari awal (makmum masbuq) sehingga tidak memiliki kesempatan untuk membaca surah al-Fatihah dan langsung mengikuti gerakan imam, makmum sah shalatnya walaupun tidak membaca surah al-Fatihah. Pasalnya, dalam hal seperti ini imam menanggung terhadap (al-Fatihah) makmum (al imam dhâminun lil ma’mûm).



Shalat berjamaah memang besar keutamaannya, lebih baik 27 derajat daripada shalat sendirian. Karena itu, biasakanlah shalat berjamaah ke masjid walaupun kadang terlambat. Namun, akan lebih baik lagi tidak terlambat sehingga dapat mengikuti dari awal dan tidak termasuk makmum masbuk. Wallah a’lam bi al-shawab. [yy/republika]