pustaka.png
basmalah2.png


13 Rabiul-Awwal 1445  |  Kamis 28 September 2023

Ketenangan Abadi dalam Pandangan Ahmad bin Hanbal

Ketenangan Abadi dalam Pandangan Ahmad bin Hanbal

Fiqhislam.com - Allah SWT telah menciptakan setiap hamba untuk menempuh ujian di dunia. Bahkan diibaratkan, dunia bukanlah tempat di mana manusia dapat menikmati ketenangan yang abadi.

Allah SWT berfirman dalam Alquran Surah Al-Balad ayat ke-4 berbunyi:

لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي كَبَدٍ

“Laqad khalaqnal-insana fi kabad,”. Yang artinya: “Sungguh, kami telah menciptakan manusia dengan susah payah,”.

Ahmad bin Hanbal sebagaimana yang dijelaskan Syeikh Aidh al-Qarni dalam kitabnya La Tahzan pernah ditanya mengenai kapan ketenangan itu menghampiri manusia? Beliau pun menjawab: “Jika kamu menginjakkan kakimu di surga, maka kamu akan merasakan ketenangan (abadi)”.

Tidak ada istirahat sebelum di surga. Yang ada di dunia hanyalah gangguan, kebisingan fitnah, peristiwa mengerikan, musibah semisal sakit, kesedihan, kegundahan, kedukaan, dan putus asa. Meski begitu, Allah SWT juga menyelipkan banyak rahmat-Nya kepada manusia di muka bumi ini.

Syeikh Aidh al-Qarni menulis, dunia diciptakan penuh dengan ujian dan manusia kerap menginginkannya bersih dari cobaan dan ujian. Terkadang, kata beliau, manusia kerap memburu ketenangan dengan meninggalkan hal-hal yang wajib.

Menurutnya, ketenangan itu dapat hadir apabila dalam pelaksanaan amalnya, manusia dapat melakukan kebaikan dan menghasilkan manfaat secara menyeluruh. Tak hanya itu, manusia juga dianjurkan untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Allah akan menurunkan ujian di muka bumi, menurutnya, hanya orang-orang kafir yang kehidupan serta ketenangannya hanya berada di dunia. Demikianlah kehidupan ini diciptakan dengan ujungnya hanya sebuah kefanaan. [yy/republika]