16 Dzulhijjah 1442  |  Senin 26 Juli 2021

basmalah.png

Nikmat atau Fitnah

Nikmat atau Fitnah


Fiqhislam.com - Ibnu Qayyim ditanya, “Jika Allah mengkarunikan sebuah nikmat, bagaimana kita mengetahuinya, apakah itu nikmat atau fitnah?”

Beliau berkata, “Jika nikmat itu mendekatkan dirimu kepada Allah maka ia adalah anugerah, namun jika menjauhkanmu dari Nya maka ia adalah fitnah.”

Ketahuilah setiap nikmat yang tidak diiringi dengan kedekatan kepada Allah SWT maka ia adalah musibah.

Berlimpahnya harta seseorang bukanlah tanda Allah SWT mencintainya dan begitu juga sempitnya rizqi seorang hamba juga bukan tanda Allah SWT murka kepadanya, karena kecintaan Allah SWT bergantung kepada seberapa dekat dia mendekatkan diri kepada-Nya dalam segala keadaan.

Sungguh Allah SWT memberikan dunia ini kepada yang ia cintai dan yang ia benci, tetapi Allah SWT memberikan hidayah hanya kepada insan yang ia cinta.

Janganlah iri kepada limpahan nikmat yang Allah bentangkan kepada pelaku maksiat, karena itu adalah istidraaj, Allah memberikannya bukan untuk mengembirakannya, tetapi justru untuk menjatuhkannya jika ia tidak kunjung bertaubat. [yy/islampos]

 

Tags: Nikmat | Fitnah | Istidraj